LEBONG — Jembatan Perintis Garuda yang membentang di Desa Pelabuhan Talang Liak resmi difungsikan kembali. Rampungnya pembangunan infrastruktur ini memastikan mobilitas warga yang selama berbulan-bulan terhambat akibat kerusakan parah pasca-banjir bandang kini pulih.
Sebelumnya, warga yang bermukim di seberang sungai harus menempuh rute memutar untuk beraktivitas, termasuk petani yang menggarap lahan di seberang jembatan. Keterbatasan akses ini berdampak langsung pada kegiatan ekonomi dan sosial harian mereka.
Dukungan Gotong Royong Warga Percepat Pengerjaan
Pembangunan jembatan selebar 1,5 meter itu merupakan bagian dari program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto yang dieksekusi oleh Kodim 0409/Rejang Lebong. Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa penyelesaian proyek tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat setempat.
Warga turut membantu mengangkut material dan mengerjakan berbagai tugas sesuai kemampuan masing-masing. “Dukungan dan gotong royong masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan ini hingga akhirnya bisa kembali dimanfaatkan,” ujarnya.
Partisipasi warga ini dinilai menjadi kunci percepatan pengerjaan di tengah kebutuhan mendesak akan akses transportasi yang memadai.
Manfaat Jangka Panjang untuk Ekonomi dan Pendidikan
Keberadaan jembatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi penghubung antarwilayah. Lebih dari itu, infrastruktur tersebut menjadi penopang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sosial masyarakat dalam jangka panjang.
“Semoga jembatan ini dapat memberi manfaat jangka panjang untuk masyarakat. Untuk itu, mari sama-sama kita jaga,” pungkas Letkol Inf Agung Lewis Oktorada.
Dengan beroperasinya kembali Jembatan Perintis Garuda, jalur distribusi hasil pertanian dan akses anak-anak menuju sekolah diharapkan kembali normal. Perawatan berkala oleh warga dan pemerintah setempat kini menjadi agenda penting agar infrastruktur serupa tidak mudah rusak saat menghadapi cuaca ekstrem. (YF)