Pencarian

Bupati Lebong Ajak 200 ASN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Perdagangan Karbon demi Percepatan Pelayanan Publik

Jumat, 07 Agustus 2026 • 16:30:01 WIB
Bupati Lebong Ajak 200 ASN Wujudkan Ekonomi Hijau dan Perdagangan Karbon demi Percepatan Pelayanan Publik
Bupati Lebong menyampaikan arahan kepada 200 ASN dalam forum pemaparan strategi pembangunan daerah bertajuk "Lebong Menuju Pusat Ekonomi Hijau Indonesia" di Lebong, Kamis (7/8/2026).

LEBONG — Sebanyak 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dikumpulkan dalam forum pemaparan strategi pembangunan daerah yang bertajuk "Lebong Menuju Pusat Ekonomi Hijau Indonesia", Kamis (7/8/2026). Acara ini dirancang untuk memperkuat arah pembangunan berkelanjutan dengan fokus pada ekonomi hijau, digitalisasi birokrasi, serta peningkatan kapasitas aparatur.

Bupati Lebong dalam sambutannya menegaskan bahwa ASN harus menjadi motor penggerak perubahan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh program yang digulirkan pemerintah, melainkan juga kesiapan aparatur dalam beradaptasi dengan tantangan zaman.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Lebong, Sekretaris Daerah, Kapolres Lebong, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat di lingkungan Pemkab Lebong.

Potensi Hutan Jadi Sumber PAD Baru

Peneliti Utama BRIDA Jawa Timur sekaligus pakar kebijakan publik bidang lingkungan, Prof. Dr. Ir. H. Abdul Hamid, M.P., yang menjadi narasumber utama, memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan ekonomi hijau dan perdagangan karbon. Ia menilai Kabupaten Lebong memiliki modal alam yang sangat besar, terutama kawasan hutan yang masih terjaga.

Potensi itu, lanjutnya, mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila dikelola secara berkelanjutan dan didukung tata kelola yang baik. Perdagangan karbon disebut sebagai peluang baru bagi daerah untuk meningkatkan PAD tanpa harus merusak hutan.

"Perdagangan karbon merupakan peluang baru bagi daerah untuk meningkatkan PAD tanpa merusak hutan. Dengan tata kelola yang baik, ekonomi hijau akan menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," tegas Abdul Hamid.

Ia menambahkan, pembangunan berbasis ekonomi hijau bukan hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Keberhasilannya membutuhkan reformasi birokrasi, inovasi kebijakan, serta kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan perguruan tinggi.

Digitalisasi Pelayanan Tak Cukup Hanya Teknologi

Forum ini juga mengangkat pentingnya transformasi digital sebagai pilar utama peningkatan kualitas pelayanan publik. Materi ini disampaikan oleh Dr. Ir. Hery Supriadi, mantan Direktur Keuangan Telkom dan Telkomsel sekaligus putra asli Kabupaten Lebong.

Ia menekankan bahwa kualitas SDM menjadi faktor paling menentukan dalam keberhasilan digitalisasi pemerintahan. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi ASN agar mampu bekerja lebih cepat, adaptif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

"Transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan teknologi. Yang paling menentukan adalah kualitas SDM. ASN harus terus meningkatkan kompetensi agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, mudah, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Hery Supriadi mendorong Pemkab Lebong untuk memperkuat literasi digital, meningkatkan kapasitas ASN secara berkelanjutan, serta mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis teknologi. Langkah itu diyakini akan menciptakan birokrasi yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Antusiasme Peserta dan Target ke Depan

Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan dan masukan mengemuka, mulai dari peluang perdagangan karbon, strategi peningkatan PAD, hingga implementasi transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.

Pemkab Lebong menilai sinergi antara ekonomi hijau, transformasi digital, dan peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi penting dalam mewujudkan daerah yang mandiri, berdaya saing, serta berkelanjutan. Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Lebong diharapkan mampu menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengembangan ekonomi hijau di Indonesia.

Forum ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis yang mampu mempercepat pembangunan daerah. Dengan dukungan aparatur yang profesional, adaptif, dan inovatif, Pemkab Lebong optimistis dapat mewujudkan visi "Lebong Menuju Pusat Ekonomi Hijau Indonesia" sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, modern, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: betv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks