KOTA BENGKULU — Ribuan pelajar dan orang tua murid memadati lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 untuk mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Pemkot Bengkulu. Kegiatan ini menyasar anak-anak sekolah sebagai langkah deteksi dini gangguan kesehatan yang bisa menghambat proses belajar.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyebut program ini merupakan bentuk dukungan terhadap agenda nasional dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan tidak lagi terbatas pada orang dewasa atau lanjut usia, tetapi juga menjangkau generasi penerus bangsa.
Target Seluruh Warga Kota Bengkulu Mendapat Layanan
"Program ini adalah bentuk dukungan Pemerintah Kota Bengkulu terhadap program pemerintah pusat, Presiden ingin memastikan seluruh masyarakat Indonesia dalam keadaan sehat. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan tidak hanya diberikan kepada orang dewasa atau lansia, tetapi juga kepada anak-anak sekolah," kata Dedy di Bengkulu, Kamis.
Pemkot Bengkulu menargetkan seluruh warganya bisa menikmati layanan cek kesehatan gratis. Menurut Dedy, kesehatan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
"Kita menargetkan seluruh warga Kota Bengkulu mendapatkan layanan cek kesehatan gratis. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini dan memperoleh penanganan apabila ditemukan gangguan kesehatan," ujar dia.
Pemeriksaan Tak Hanya untuk Siswa, Orang Tua Juga Dilayani
Pelaksanaan CKG di tingkat sekolah dinilai strategis untuk mendukung tumbuh kembang anak. Tenaga kesehatan dapat mendeteksi lebih awal berbagai masalah seperti gangguan gizi, kesehatan mata, gigi, hingga kondisi lain yang berpotensi mengganggu konsentrasi belajar.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu turut membuka layanan pemeriksaan bagi orang tua murid yang hadir. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan keluarga.
Dengan adanya pemeriksaan sejak dini, berbagai gangguan kesehatan diharapkan bisa diketahui lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.