Pencarian

Teddy Indra Wijaya dan Anindya Bakrie Bahas Masa Depan Motor Listrik Nasional di Kadin

Rabu, 29 Juli 2026 • 16:45:31 WIB
Teddy Indra Wijaya dan Anindya Bakrie Bahas Masa Depan Motor Listrik Nasional di Kadin
Teddy Indra Wijaya dan Anindya Bakrie berdiskusi mengenai peta jalan produksi motor listrik nasional di kantor Kadin Indonesia.

BENGKULU — Pertemuan yang berlangsung di kantor Kadin Indonesia ini membahas peta jalan produksi dan distribusi motor listrik buatan dalam negeri. Teddy Indra Wijaya hadir mewakili pemerintah untuk mendengar langsung kesiapan industri menghadapi target elektrifikasi nasional.

Pemerintah dan Kadin Cari Titik Temu Industri Motor Listrik

Anindya Bakrie selaku Ketua Umum Kadin menyambut langsung Teddy di kantornya. Agenda utama diskusi adalah menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan kapasitas produksi pabrikan lokal agar target kendaraan listrik roda dua bisa tercapai sesuai jadwal.

"Kami membahas bagaimana mempercepat hilirisasi dan memperkuat rantai pasok komponen motor listrik nasional," ujar Anindya Bakrie dalam pernyataan resmi setelah pertemuan, Selasa (18/2).

Mengapa Motor Listrik Nasional Butuh Dukungan Lintas Sektor

Ekosistem motor listrik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari harga baterai yang belum kompetitif, infrastruktur pengisian daya yang terbatas, hingga insentif yang belum merata ke semua segmen konsumen.

Teddy menekankan perlunya kolaborasi erat antara kementerian, Kadin, dan asosiasi industri. "Kami ingin memastikan program motor listrik nasional tidak hanya berjalan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Teddy.

Dampak Pertemuan bagi Konsumen dan Pasar Otomotif

Jika hasil diskusi ini ditindaklanjuti, konsumen motor listrik nasional berpotensi mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Penyederhanaan regulasi dan kemudahan perizinan produksi komponen lokal bisa menekan biaya produksi hingga 15-20 persen.

Kadin juga mendorong agar program konversi motor konvensional ke listrik diperluas. Saat ini, bengkel konversi resmi masih terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

Langkah Nyata yang Diharapkan Setelah Pertemuan

Anindya menyebut Kadin siap menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha. Salah satu usulan konkret adalah percepatan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk motor listrik agar bisa menikmati insentif penuh.

"Kami optimistis target satu juta motor listrik pada 2025 bisa tercapai jika semua pihak bergerak bersama," pungkas Anindya.

Belum ada jadwal pasti tindak lanjut pertemuan ini. Namun, baik pemerintah maupun Kadin berkomitmen menggelar forum teknis dalam waktu dekat untuk membahas detail implementasi.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks