Pencarian

Musim Kemarau Lebih Kering di Rejang Lebong, Damkar Imbau Warga Waspada Kebakaran Hingga Januari

Sabtu, 25 Juli 2026 • 22:53:31 WIB
Musim Kemarau Lebih Kering di Rejang Lebong, Damkar Imbau Warga Waspada Kebakaran Hingga Januari

REJANG LEBONG — Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang dan kering dibanding tahun sebelumnya. Wilayah Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menjadi salah satu daerah yang harus mewaspadai dampaknya, terutama risiko kebakaran pemukiman dan lahan.

Angin Kencang Tingkatkan Ancaman Api

Dalam beberapa pekan terakhir, hembusan angin cukup kencang menyertai musim kemarau. Kondisi ini membuat api mudah merambat jika ada percikan.

“Musim kemarau masyarakat kami minta agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas,” ujar Andi Ferdian, Rabu (26/3) di Curup.

Imbauan Damkar: Jangan Tinggalkan Kompor

Kadis Damkar menekankan kebiasaan sehari-hari yang sering luput dari perhatian. Warga diminta tidak meninggalkan kompor saat memasak dan selalu mengawasi proses pembakaran sampah.

“Kalau bakar sampah, ditunggu sampai benar-benar padam. Kalau mau keluar rumah, pastikan seluruh api sudah padam. Kalau masak, jangan ditinggal,” jelas Andi Ferdian.

Potensi Kebakaran Lahan Jadi Ancaman Tambahan

Selain kebakaran rumah, lahan kosong dan semak belukar juga rawan terbakar. Angin kencang bisa membawa api ke area yang lebih luas. Damkar Rejang Lebong menyiagakan personel untuk merespons cepat jika terjadi kebakaran.

“Kami standby. Tapi pencegahan dari masyarakat jauh lebih penting,” tambahnya.

Warga diharapkan melapor segera ke Damkar jika melihat titik api yang mencurigakan. Nomor darurat Damkar Rejang Lebong dapat dihubungi 24 jam.

Bagikan
Sumber: rbtv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks