BENGKULU — Dari total 40 titik CCTV yang menjadi aset Pemerintah Kota Bengkulu, baru 12 unit yang aktif mengawasi lalu lintas dan situasi keamanan kota. Dinas Kominfo setempat memprioritaskan perawatan kamera-kamera tersebut di jalur-jalur utama dengan mobilitas kendaraan tinggi.
Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Dinas Kominfo Kota Bengkulu, Wiwik Rahayu, menyatakan bahwa belasan kamera itu terus menjalani perawatan berkala. “CCTV ini terus kami lakukan maintenance secara berkala. Tujuannya jelas, untuk memantau situasi pada persimpangan secara intensif,” ujarnya.
12 Titik yang Aktif: Simpang Kominfo hingga Pagar Dewa
Berdasarkan data resmi Dinas Kominfo, kamera yang berfungsi penuh tersebar di beberapa lokasi. Titik-titik tersebut meliputi Simpang Kominfo, Simpang Skip (Jalan S. Parman), Simpang Padang Harapan, Simpang DPRD Provinsi Bengkulu, Simpang SLB, Simpang Skip (Jalan Jati), Simpang KM 8, Simpang Empang Wisata, dan Simpang Pagar Dewa.
Pemkot Bengkulu menegaskan bahwa fokus jangka pendek saat ini bukanlah menambah unit baru secara drastis, melainkan memastikan seluruh aset yang ada diperbaiki dan dirawat secara optimal. Langkah efisiensi ini diambil di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemantauan Real-Time untuk Rekayasa Lalu Lintas dan Antisipasi Kriminalitas
Pemkot Bengkulu menyebut sistem pemantauan ini disiapkan untuk mempermudah instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pihak kepolisian. Data dari kamera digunakan untuk melakukan rekayasa lalu lintas serta tindakan preventif terhadap potensi kriminalitas jalanan.
“Dalam hal ini, Kominfo akan menganggarkan kembali untuk penambahan CCTV, tentunya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia nanti,” tambah Wiwik Rahayu. “Target utama kami adalah memastikan berbagai persimpangan lain dan titik-titik strategis di Kota Bengkulu dapat diawasi sepenuhnya oleh CCTV.”
Proyeksi Perluasan Jaringan di Tahun Anggaran Mendatang
Meski anggaran saat ini terbatas, Dinas Kominfo tetap memproyeksikan perluasan jaringan pengawasan untuk jangka panjang. Pihaknya berencana mengusulkan kembali alokasi dana pengadaan unit CCTV baru pada tahun anggaran mendatang.
Realisasi penambahan kamera tersebut akan disesuaikan dengan kapasitas keuangan daerah. Melalui rencana ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta memperkuat sistem pemantauan di titik-titik yang selama ini belum tercover. (*)