Pencarian

Rumah Warga Longsor di Lais, Bupati HM Toha Tohet Perintahkan Penanganan Darurat dan Bantuan Korban

Senin, 20 Juli 2026 • 11:07:31 WIB
Rumah Warga Longsor di Lais, Bupati HM Toha Tohet Perintahkan Penanganan Darurat dan Bantuan Korban
Longsor di aliran Sungai Bataleke, Kecamatan Lais, merusak dua rumah warga pada Minggu (19/7/2026) dini hari tanpa menimbulkan korban jiwa.

MUSI BANYUASIN — Longsor yang terjadi di aliran Sungai Bataleke, Kecamatan Lais, merusak dua rumah warga pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Rumah milik Rohima (70) mengalami rusak berat dengan kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta, sementara rumah Fauzan rusak ringan dengan kerugian sekitar Rp20 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pemicu Longsor: Dugaan Pergeseran Tembok Penahan Sungai

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, longsor diduga dipicu oleh pergeseran tembok penahan sungai (dam) di aliran Sungai Bataleke. Sebuah rumah semi permanen dilaporkan roboh akibat kejadian ini.

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menindaklanjuti dugaan penyebab tersebut.

Instruksi Bupati: Penanganan Darurat dan Pendataan Korban

Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan bahwa keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Ia memerintahkan Camat Lais, Dinas Sosial, dan BPBD untuk segera turun ke lokasi.

“Saya telah memerintahkan Camat Lais, Dinas Sosial, dan BPBD untuk segera turun ke lokasi memberikan penanganan, mendata kebutuhan korban, serta menyalurkan bantuan. Keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah,” tegas Toha.

Langkah Lanjutan: Inventarisasi Barang dan Pencegahan Longsor Susulan

Petugas bersama perangkat desa saat ini tengah melakukan inventarisasi barang-barang milik warga yang masih dapat diselamatkan. Lokasi kejadian juga diamankan untuk mencegah akses yang tidak perlu.

Pemkab Muba akan terus memantau perkembangan di lokasi dan mengambil langkah lanjutan. “Ini dilakukan guna mencegah terjadinya longsor susulan yang berpotensi mengancam permukiman warga di sekitar aliran Sungai Bataleke,” tandasnya. Bantuan sosial bagi keluarga terdampak juga tengah diusulkan.

Bagikan
Sumber: jurnalisbengkulu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks