BENGKULU — Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk penjualan retail Juni 2026 menunjukkan pola yang menarik di kelas atas. BMW Group masih memimpin dengan total 175 unit untuk merek BMW, disusul Lexus di posisi kedua dengan 109 unit. Namun, baik BMW maupun Lexus sama-sama mencatat penurunan volume jika dibandingkan capaian Mei 2026 yang masing-masing 200 unit dan 125 unit.
Mercedes-Benz Justru Naik Tipis, Audi Merosot Tajam
Berbeda dengan tren penurunan dua pemuncak klasemen, Mercedes-Benz justru mencatat pertumbuhan. Pabrikan bintang tiga itu mendistribusikan 84 unit pada Juni, naik dari 80 unit pada Mei. Kenaikan serupa dialami merek di bawah BMW Group lainnya, Mini, yang melesat dari 38 unit menjadi 47 unit.
Volkswagen dan Volvo juga menorehkan angka positif. VW naik tipis dari 17 ke 19 unit, sementara Volvo melompat dari 5 menjadi 8 unit. Di kutub sebaliknya, Audi harus menelan pil pahit. Penjualan merek asal Jerman itu ambrol dari 3 unit di Mei menjadi hanya 1 unit pada Juni 2026.
GIIAS 2026: Panggung Pertarungan Amunisi Baru Premium
Para Agen Pemegang Merek (APM) dipastikan tidak akan tinggal diam. Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada akhir Juli akan menjadi medan tempur utama. BMW sudah mengonfirmasi akan membawa model terbaru yang mengusung platform Neue Klasse, sebuah lompatan besar untuk memperkuat dominasi kendaraan listrik premium mereka di Indonesia.
Sementara itu, Mercedes-Benz dikabarkan menyiapkan mobil performa tinggi yang diduga kuat adalah AMG GT 63. Langkah ini menjadi sinyal bahwa persaingan tidak hanya soal volume, tapi juga gengsi dan performa.
Merek China Mulai Incar Kelas Atas
Dinamika pasar mobil mewah tanah air diprediksi akan semakin berwarna. Kehadiran sejumlah merek otomotif asal China yang mulai menyasar kelas premium menjadi ancaman baru bagi pemain lama. Konsumen kelas atas di Indonesia kini punya lebih banyak pilihan, dan GIIAS 2026 akan menjadi panggung pertama bagi pertarungan sengit ini.