Target 70 Persen Populasi, Vaksinasi Berjalan Bertahap
Henny menjelaskan, angka 70 persen dari total populasi HPR sangat krusial untuk memutus rantai penularan rabies yang fatal bagi manusia. "Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," kata Henny.
Dengan keterbatasan stok, pelaksanaan vaksinasi tahun anggaran ini terpaksa dilakukan secara bertahap. DKPP Kota Bengkulu pun bergerak cepat mengajukan proposal tambahan bantuan vaksin ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar lebih banyak hewan peliharaan bisa mendapatkan perlindungan medis.
Imbauan ke Pemilik Hewan: Bawa Peliharaan untuk Vaksinasi Gratis
DKPP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat pemilik anjing, kucing, dan kera untuk proaktif membawa hewannya mengikuti program vaksinasi gratis. Langkah mandiri ini menjadi kunci utama mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pemkot Bengkulu berharap usulan penambahan kuota vaksin segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan begitu, cakupan perlindungan dari ancaman rabies di Kota Bengkulu bisa meningkat signifikan. Risiko penularan kepada manusia pun dapat diminimalisir sedini mungkin.
" itemprop="description">
Target 70 Persen Populasi, Vaksinasi Berjalan Bertahap
Henny menjelaskan, angka 70 persen dari total populasi HPR sangat krusial untuk memutus rantai penularan rabies yang fatal bagi manusia. "Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," kata Henny.
Dengan keterbatasan stok, pelaksanaan vaksinasi tahun anggaran ini terpaksa dilakukan secara bertahap. DKPP Kota Bengkulu pun bergerak cepat mengajukan proposal tambahan bantuan vaksin ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar lebih banyak hewan peliharaan bisa mendapatkan perlindungan medis.
Imbauan ke Pemilik Hewan: Bawa Peliharaan untuk Vaksinasi Gratis
DKPP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat pemilik anjing, kucing, dan kera untuk proaktif membawa hewannya mengikuti program vaksinasi gratis. Langkah mandiri ini menjadi kunci utama mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pemkot Bengkulu berharap usulan penambahan kuota vaksin segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan begitu, cakupan perlindungan dari ancaman rabies di Kota Bengkulu bisa meningkat signifikan. Risiko penularan kepada manusia pun dapat diminimalisir sedini mungkin.
" itemprop="headline" />
Target 70 Persen Populasi, Vaksinasi Berjalan Bertahap
Henny menjelaskan, angka 70 persen dari total populasi HPR sangat krusial untuk memutus rantai penularan rabies yang fatal bagi manusia. "Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," kata Henny.
Dengan keterbatasan stok, pelaksanaan vaksinasi tahun anggaran ini terpaksa dilakukan secara bertahap. DKPP Kota Bengkulu pun bergerak cepat mengajukan proposal tambahan bantuan vaksin ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar lebih banyak hewan peliharaan bisa mendapatkan perlindungan medis.
Imbauan ke Pemilik Hewan: Bawa Peliharaan untuk Vaksinasi Gratis
DKPP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat pemilik anjing, kucing, dan kera untuk proaktif membawa hewannya mengikuti program vaksinasi gratis. Langkah mandiri ini menjadi kunci utama mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pemkot Bengkulu berharap usulan penambahan kuota vaksin segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan begitu, cakupan perlindungan dari ancaman rabies di Kota Bengkulu bisa meningkat signifikan. Risiko penularan kepada manusia pun dapat diminimalisir sedini mungkin.
" />
Target 70 Persen Populasi, Vaksinasi Berjalan Bertahap
Henny menjelaskan, angka 70 persen dari total populasi HPR sangat krusial untuk memutus rantai penularan rabies yang fatal bagi manusia. "Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," kata Henny.
Dengan keterbatasan stok, pelaksanaan vaksinasi tahun anggaran ini terpaksa dilakukan secara bertahap. DKPP Kota Bengkulu pun bergerak cepat mengajukan proposal tambahan bantuan vaksin ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar lebih banyak hewan peliharaan bisa mendapatkan perlindungan medis.
Imbauan ke Pemilik Hewan: Bawa Peliharaan untuk Vaksinasi Gratis
DKPP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat pemilik anjing, kucing, dan kera untuk proaktif membawa hewannya mengikuti program vaksinasi gratis. Langkah mandiri ini menjadi kunci utama mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pemkot Bengkulu berharap usulan penambahan kuota vaksin segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan begitu, cakupan perlindungan dari ancaman rabies di Kota Bengkulu bisa meningkat signifikan. Risiko penularan kepada manusia pun dapat diminimalisir sedini mungkin.
Stok vaksin rabies di Kota Bengkulu baru mencapai 500 dosis, jauh dari target herd immunity 70 persen.
Ukuran teks
**
BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu melalui DKPP mengakui kekurangan pasokan vaksin rabies. Idealnya, cakupan vaksinasi harus mencapai minimal 70 persen dari total populasi hewan penular rabies (HPR) untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity). Realisasi saat ini masih bergantung pada kuota yang tersedia.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bengkulu, drh. Henny Kusuma Dewi, menyatakan 500 dosis yang baru tiba hanya cukup untuk menjangkau sebagian kecil hewan peliharaan. "Kami sudah menerima alokasi sebanyak 500 dosis vaksin rabies. Namun jumlah ini masih belum mencukupi kebutuhan vaksinasi hewan penular rabies di Kota Bengkulu," ujarnya.
Target 70 Persen Populasi, Vaksinasi Berjalan Bertahap
Henny menjelaskan, angka 70 persen dari total populasi HPR sangat krusial untuk memutus rantai penularan rabies yang fatal bagi manusia. "Target vaksinasi rabies seharusnya bisa mencapai 70 persen dari populasi hewan penular rabies. Saat ini kami hanya dapat melaksanakan vaksinasi sesuai jumlah dosis yang ada sambil menunggu tambahan alokasi," kata Henny.
Dengan keterbatasan stok, pelaksanaan vaksinasi tahun anggaran ini terpaksa dilakukan secara bertahap. DKPP Kota Bengkulu pun bergerak cepat mengajukan proposal tambahan bantuan vaksin ke pemerintah pusat. Tujuannya, agar lebih banyak hewan peliharaan bisa mendapatkan perlindungan medis.
Imbauan ke Pemilik Hewan: Bawa Peliharaan untuk Vaksinasi Gratis
DKPP Kota Bengkulu mengimbau masyarakat pemilik anjing, kucing, dan kera untuk proaktif membawa hewannya mengikuti program vaksinasi gratis. Langkah mandiri ini menjadi kunci utama mencegah penularan rabies sekaligus melindungi kesehatan warga sekitar.
Pemkot Bengkulu berharap usulan penambahan kuota vaksin segera terealisasi dalam waktu dekat. Dengan begitu, cakupan perlindungan dari ancaman rabies di Kota Bengkulu bisa meningkat signifikan. Risiko penularan kepada manusia pun dapat diminimalisir sedini mungkin.