BENGKULU — Perseroan melepas sebanyak 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari IPO ini, RANS mengantongi dana segar sebesar Rp 429,25 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perkiraan awal karena harga penawaran akhir ditetapkan di Rp 170 per saham, lebih mahal dari harga awal Rp 120 yang sempat dikomunikasikan ke publik.
Dana IPO Diserap Ekspansi Konser hingga Akuisisi Kosmetik
Dalam prospektus yang dirilis, manajemen RANS mengalokasikan porsi terbesar dana IPO untuk memperkuat bisnis inti di industri hiburan. Sekitar 37,61% atau Rp 161,5 miliar akan digunakan untuk penyelenggaraan konser. Langkah ini dinilai strategis mengingat RANS gencar menggelar event musik skala besar dalam dua tahun terakhir.
Alokasi berikutnya sebesar 19,80% atau Rp 85 miliar dialokasikan untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Ekspansi ke sektor kecantikan ini menjadi diversifikasi baru di luar bisnis hiburan. Selain itu, RANS menyiapkan Rp 80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, serta Rp 35 miliar untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Sisa dana sebesar Rp 29,95 miliar dipakai untuk melunasi sebagian fasilitas kredit investasi, dan Rp 37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja anak usaha di bidang kuliner, PT Rans Nikmat Sejahtera.
Nagita Slavina: Kreativitas Kini Setara dengan Sektor Strategis
Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, tak kuasa menahan haru saat memberikan sambutan di Main Hall BEI. Ia menekankan bahwa pencapaian ini menjadi simbol pengakuan terhadap industri kreatif di panggung ekonomi nasional.
"Maaf ya, saya agak sedikit terharu. Hari ini adalah hari ketika Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas dapat berdiri sejajar dengan sektor-sektor ekonomi strategis lainnya," ujar Nagita. Ia menambahkan bahwa IPO ini membuktikan karya para kreator Indonesia memiliki nilai yang diakui secara profesional. "Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran, kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya untuk ikut menggerakkan bangsa ini," pungkasnya.
Kinerja Perdana dan Prospek ke Depan
Lonjakan harga saham RANS di hari pertama mencerminkan antusiasme investor ritel terhadap emiten baru yang memiliki basis penggemar kuat. Namun, investor perlu mencermati realisasi penggunaan dana IPO, terutama alokasi untuk konser dan akuisisi yang membutuhkan eksekusi cepat di tengah persaingan industri hiburan yang ketat. Investasi mengandung risiko.