Pencarian

Pemprov Bengkulu Revitalisasi 7 SMA dan SMK Tahun 2026, Sekolah di Pulau Enggano Jadi Prioritas dengan Anggaran Rp3 Miliar

Jumat, 03 Juli 2026 • 20:44:01 WIB
Pemprov Bengkulu Revitalisasi 7 SMA dan SMK Tahun 2026, Sekolah di Pulau Enggano Jadi Prioritas dengan Anggaran Rp3 Miliar
Pemprov Bengkulu alokasikan anggaran Rp3 miliar untuk revitalisasi SMA dan SMK di Pulau Enggano.

BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas PUPR memastikan program revitalisasi tujuh sekolah menengah atas dan kejuruan berjalan tahun depan. Selain Pulau Enggano, sekolah yang masuk daftar tersebar di Kota Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong, Kaur, Mukomuko, Kepahiang, dan Bengkulu Utara.

Anggaran Rp2 Miliar hingga Rp3 Miliar untuk Tiap Sekolah

Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyatakan alokasi dana bervariasi berdasarkan lokasi dan tingkat kerusakan. Untuk sekolah di Enggano, pemerintah menganggarkan Rp2,5 miliar sampai Rp3 miliar. Sementara sekolah di kabupaten dan kota lain mendapat jatah sekitar Rp2 miliar per unit.

"Enggano menjadi salah satu prioritas karena pada tahun lalu Gubernur Bengkulu telah melakukan kunjungan ke sana dan menyampaikan komitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut," kata Tejo, Jumat (3/7).

Rehabilitasi Sarana hingga Pembangunan Mess Guru

Revitalisasi mencakup rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah, pembangunan atau penambahan ruang guru, serta penyediaan mess guru. Tujuannya mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar di daerah terpencil seperti Enggano yang selama ini kerap kekurangan tenaga pengajar karena minimnya fasilitas tempat tinggal.

Untuk Kota Bengkulu, salah satu sekolah yang masuk program adalah SMA IT. Sekolah tersebut sebelumnya menjadi pemenang lomba yang digelar Gubernur Bengkulu.

Mekanisme Seleksi Berdasarkan Proposal dan Evaluasi Kebutuhan

Pelaksanaan revitalisasi dilakukan Dinas PUPR dengan berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Sekolah yang mengajukan proposal akan melalui proses evaluasi untuk menentukan tingkat urgensi dan kondisi fasilitas yang dimiliki.

"Sekolah yang mengajukan proposal akan dikaji terlebih dahulu untuk melihat tingkat kebutuhan, sehingga program revitalisasi benar-benar menyasar sekolah yang paling membutuhkan," ujar Tejo.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan fasilitas pendidikan di Provinsi Bengkulu, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini tertinggal dalam akses infrastruktur sekolah.

Bagikan
Sumber: betv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks