ARGA MAKMUR — Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati Gedung Serba Guna Sahri Romli untuk mengikuti aksi donor darah sukarela. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang digelar PMI Kabupaten Bengkulu Utara dengan mengusung nilai kemanusiaan sebagai landasan utama.
Selain donor darah, panitia juga memberikan penghargaan kepada para pendonor rutin yang telah setia menyumbangkan darahnya selama bertahun-tahun. Sejumlah doorprize dibagikan sebagai bentuk terima kasih atas partisipasi masyarakat.
Setetes Darah, Sejuta Harapan Hidup
Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa aksi donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sosial. Ia menyebutkan, setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti besar bagi keselamatan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi di fasilitas kesehatan.
“Donor darah adalah perbuatan mulia yang tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga menjaga kesehatan bagi pendonor. Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor sukarela terus meningkat, sehingga ketersediaan stok darah di Bengkulu Utara selalu terjaga dan siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ujar Bupati Arie.
PMI Dorong Kesadaran Donor Sukarela
Ketua PMI Kabupaten Bengkulu Utara, Millono, menjelaskan bahwa momen ini dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketersediaan darah yang aman dan cukup. Apresiasi khusus diberikan kepada para pendonor rutin yang telah mengabdikan diri dalam menyelamatkan sesama.
“Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kebutuhan darah tidak pernah berhenti. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi,” kata Millono.
Antusiasme Warga, 121 Kantong Darah Terkumpul
Suasana acara berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Ratusan peserta tampak mendaftarkan diri untuk melakukan donor darah sejak pagi hari. Total 121 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Dengan capaian ini, PMI Bengkulu Utara berharap kesadaran akan gerakan donor darah sukarela semakin meluas. Ketersediaan stok darah di wilayah tersebut diharapkan dapat terpenuhi secara berkelanjutan untuk membantu pasien di berbagai fasilitas kesehatan.