REJANG LEBONG — MAN Rejang Lebong resmi menerapkan ujian semester genap tahun ajaran 2025/2026 menggunakan perangkat Android dengan aplikasi Extraordinary CBT. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Lilis, mengatakan langkah ini merupakan bentuk pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan sekaligus upaya mengenalkan siswa pada dunia digital secara lebih mendalam. Penerapan sistem ini diumumkan pada Senin (25/5).
Sistem aplikasi ujian yang digunakan mampu mengunci layar ponsel siswa. Artinya, peserta tidak dapat membuka aplikasi lain atau mencari jawaban dari browser selama ujian berlangsung. Menurut Lilis, fitur ini terbukti meningkatkan fokus siswa dan menekan risiko kecurangan yang kerap terjadi pada ujian konvensional.
Peralihan ke sistem Android secara otomatis memotong biaya cetak kertas soal dan lembar jawaban. Langkah ini sejalan dengan gerakan peduli lingkungan dan ekoteologi yang tengah digalakkan di lingkungan madrasah. Selain itu, guru tidak lagi perlu memeriksa ratusan lembar kertas secara manual karena hasil ujian beserta analisisnya langsung direkapitulasi oleh sistem setelah siswa menyelesaikan ujian.
"Kita tidak bisa menutup mata bahwa teknologi sudah ada di genggaman anak-anak. Daripada ponsel hanya dipakai untuk main game, kami arahkan untuk media ujian yang efektif. Guru juga diuntungkan karena tidak perlu memeriksa ratusan lembar kertas secara manual," ujar Lilis.
Selain menghindari kebosanan metode ujian kertas, siswa diajak lebih akrab dengan perangkat digital untuk kegiatan produktif. Ponsel yang biasanya digunakan untuk bermain game kini difungsikan sebagai alat ujian yang terkontrol. Sistem ini juga memungkinkan siswa melihat hasil ujian lebih cepat karena proses koreksi berlangsung otomatis.
Ujian berbasis Android dengan aplikasi CBT ini diterapkan untuk seluruh mata pelajaran di semester genap. Pihak madrasah belum menyebutkan apakah sistem ini akan menjadi permanen atau masih dalam tahap uji coba. Namun, respons awal dari siswa dan guru dinilai positif karena efisiensi waktu dan biaya yang dihasilkan.