BENGKULU — Keluarga almarhum H.M Yunus Musa tak perlu bolak-balik ke kantor kelurahan, Dinas Kependudukan, maupun Taspen untuk mengurus dokumen dan santunan. Lewat program Four in One, Pemerintah Kota Bengkulu menyerahkan langsung Kartu Tanda Penduduk (KTP) perubahan, Kartu Keluarga (KK) terbaru, Akta Kematian, serta santunan kematian senilai Rp18.972.350 di rumah duka, Minggu (24/5/2026) malam.
Program ini merupakan pengembangan dari layanan Three in One yang sebelumnya hanya mencakup pengurusan dokumen kependudukan bagi warga meninggal. Kini, cakupannya diperluas khusus untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan. Pemkot juga membantu pengurusan administrasi jaminan dan santunan dari Taspen sehingga ahli waris tidak perlu mendatangi kantor Taspen secara terpisah.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, yang menyerahkan langsung bantuan tersebut mengatakan program ini menjadi solusi praktis bagi keluarga yang sedang berduka. “Di tengah suasana duka, keluarga tidak lagi harus mendatangi berbagai instansi untuk menyelesaikan administrasi kependudukan maupun pencairan santunan,” ujar Medy di hadapan keluarga dan warga yang hadir.
Medy menyampaikan salam hormat dari Wali Kota Bengkulu yang tengah menjalankan ibadah haji di Makkah serta permohonan maaf dari Wakil Wali Kota yang berhalangan hadir. Ia juga menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga almarhum diberi ketabahan.
Total bantuan yang diterima ahli waris mencapai Rp18.972.350. Bantuan tersebut terdiri dari uang duka wafat dan asuransi kematian dari Taspen. Penyerahan santunan disambut haru oleh pihak keluarga. Kehadiran pejabat pemkot secara langsung di rumah duka dinilai sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial terhadap warga yang tengah mengalami musibah.
Medy menyampaikan pesan khusus dari Wali Kota agar warga terus memperkuat kepedulian sosial dan tidak ragu melaporkan jika menemukan masyarakat yang kesulitan di bidang pendidikan, kesehatan, atau rumah tidak layak huni. “Jika ada warga yang membutuhkan bantuan pendidikan, layanan kesehatan, ataupun rumah tidak layak huni, segera laporkan melalui RT, RW, lurah hingga camat. Pemerintah Kota Bengkulu siap memberikan bantuan sesuai kemampuan dan aturan yang berlaku,” tutup Medy.
Program Four in One menjadi salah satu inovasi pelayanan publik yang terus dikembangkan Pemkot Bengkulu untuk menghadirkan pelayanan cepat, mudah, dan tanpa birokrasi berbelit.
Dalam kesempatan itu, Medy menyerahkan secara simbolis Kartu Tanda Penduduk (KTP) perubahan, Kartu Keluarga (KK) terbaru, dan Akta Kematian kepada ahli waris almarhum. Seluruh dokumen tersebut diterbitkan dan diantar langsung oleh petugas ke rumah duka, sehingga keluarga tidak perlu mengurusnya satu per satu ke kantor kelurahan atau Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.