KAUR — Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP, menegaskan bahwa Festival Gurita bukan lagi sekadar pesta rakyat tahunan. Perhelatan yang bertepatan dengan HUT ke-23 Kabupaten Kaur itu dirancang sebagai etalase potensi kelautan daerah sekaligus momentum menggerakkan ekonomi warga dari desa.
Salah satu pembeda festival tahun ini adalah penekanan khusus pada peran strategis perempuan. Pemkab Kaur menyiapkan lomba masak berbahan dasar gurita dan pameran kerajinan tangan khas Kaur yang dikhususkan bagi ibu-ibu dan kaum perempuan.
“Perempuan Kaur harus tampil di garis depan. Ini adalah momentum emas untuk menunjukkan kreativitas, bakat, dan semangat kalian dalam turut membangun daerah tercinta ini,” ujar Gusril Pausi dalam arahannya, Kamis.
Menurut Bupati, perempuan memegang peran besar dalam menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus menjadi garda terdepan pelestari budaya daerah. Program khusus ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif kaum ibu dari seluruh kecamatan.
Untuk memastikan dampak ekonomi terasa langsung, Pemkab Kaur menugaskan tiga instansi sekaligus: Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Koordinasi lintas sektor ini diharapkan menghadirkan acara yang tidak hanya meriah tetapi juga menggerakkan roda UMKM.
Bupati juga meminta para camat dan kepala desa turun tangan menggerakkan warga di wilayah masing-masing. Seluruh elemen masyarakat, dari orang tua hingga generasi muda, diharapkan memadatkan lokasi acara yang dipusatkan di kawasan Pantai Pinang Tawar Pengubayan.
Rangkaian acara yang disiapkan meliputi pameran produk olahan hasil laut berkualitas, pentas seni dan budaya yang menampilkan kearifan lokal, serta bazar UMKM. Pemerintah ingin festival ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan Kabupaten Kaur terus melaju.
“Kita ingin seluruh masyarakat dapat merasakan langsung suasana kemeriahan, kebanggaan, dan kebahagiaan dalam perayaan ini. Ini milik kita semua, dan kita harus bangga menjadi bagian dari Kabupaten Kaur,” pungkas Gusril Pausi.
Festival Gurita 2026 menjadi ajang kedua yang digelar dengan konsep lebih terstruktur setelah tahun sebelumnya sukses menyedot perhatian wisatawan dari kabupaten tetangga. Lokasi di Pantai Pinang Tawar dipilih karena aksesnya yang mudah dan panorama pantai selatan yang menjadi andalan pariwisata Kaur.