BENGKULU — Kepastian gelar ke-14 Arsenal di era Premier League ini datang tanpa mereka harus bertanding. Bournemouth menahan City 1-1 di Vitality Stadium, membuat jarak empat poin di puncak klasemen tak lagi terkejar dengan satu pertandingan tersisa. The Cherries sendiri memastikan tiket ke kompetisi Eropa lewat hasil ini.
Gol Terlambat Haaland Tak Cukup Selamatkan City
City sebenarnya unggul beban setelah Arsenal menekan lewat kemenangan tipis 1-0 atas Burnley, Senin (18/5) lalu. Gol Kai Havertz di laga itu memaksa tim asuhan Pep Guardiola wajib menang untuk memperpanjang persaingan.
Namun Bournemouth justru memimpin lebih dulu melalui gol Eli Junior Kroupi. Erling Haaland baru menyamakan kedudukan di masa injury time, tapi itu tak cukup untuk menjaga asa City mempertahankan gelar.
Musim Terakhir Guardiola Berakhir Tanpa Gelar
Kegagalan ini jadi akhir pahit bagi Pep Guardiola yang dipastikan hengkang setelah 10 tahun membesut City. Mantan bek City, Micah Richards, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
"Selamat untuk Arsenal, tapi dari City kami berharap lebih. Saat semuanya ada di tangan mereka, mereka tak bisa menyelesaikannya," ujar Richards. "Hari yang buruk. Jatuh seperti ini melawan Everton dan Bournemouth, kami seharusnya bisa lebih baik."
Puncak Perjalanan Arteta di Musim Ketujuh
Gelar ini jadi yang pertama sejak era The Invincibles di bawah Arsene Wenger pada 2003/04. Kini di musim penuh ketujuh Mikel Arteta, Arsenal akhirnya kembali ke puncak sepak bola Inggris.
Perayaan spontan meletus di berbagai penjuru London utara. Para suporter memadati pub untuk menyaksikan laga Bournemouth vs City, berharap hasil imbang atau kekalahan tim tamu.
Keyakinan Declan Rice: Kami Tahu Mampu Bangkit
Arsenal sempat diragukan setelah kalah di Etihad Stadium bulan lalu. Tapi sejak kekalahan itu, The Gunners memenangkan empat pertandingan beruntun tanpa kebobolan.
"Kami tahu dari dalam diri kami punya keyakinan dan masih bisa menang," kata Declan Rice. "Ini emosional karena melihat dari mana klub ini berasal dalam 10 tahun terakhir. Klub ini pantas mendapat hal-hal baik dan kami bekerja keras untuk itu."
- Fakta Singkat:
- Gelar Premier League ke-14 Arsenal, terbanyak ketiga dalam sejarah sepak bola Inggris
- Puasa gelar liga terpanjang Arsenal: 22 tahun (terakhir 2003/04)
- City gagal di laga tandang ke-3 musim ini: kalah dari Everton, imbang lawan Bournemouth
- Arsenal masih berpeluang double: final Liga Champions vs PSG di Budapest, 30 Mei
Arselnal kini bersiap menghadapi Crystal Palace di akhir pekan terakhir sebagai juara. Namun perhatian sudah beralih ke final Liga Champions pekan depan — peluang meraih gelar ganda perdana dalam sejarah klub.