Kapolri Ungkap 3 Inovasi Polri untuk Pertanian: dari Briket Tongkol Jagung hingga Pupuk Presisi Berbahan Batu Bara

Penulis: Jonatan Nasution  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:50:54 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan inovasi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

JAKARTA — Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Polri menyodorkan sejumlah terobosan teknis yang tidak biasa. Inovasi-inovasi ini dipaparkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal II di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Alih-alih hanya bicara pengamanan, Sigit menjelaskan bahwa institusinya kini aktif menciptakan alat dan bahan penunjang pertanian. "Kami tidak hanya mengamankan, tetapi juga ikut terlibat dalam penguatan ketahanan pangan dan pengembangan teknologi pertanian," ujarnya.

Miracle Carbon: Limbah Tongkol Jadi Bahan Bakar Alternatif

Salah satu inovasi yang paling menarik perhatian adalah pemanfaatan limbah tongkol jagung. Polri mengolahnya menjadi briket energi yang diberi nama Miracle Carbon. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan pelaku UMKM lokal.

"Briket tongkol jagung ini bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, mendukung UMKM, penghangat kandang ayam, hingga pengganti kayu bakar," kata Jenderal Sigit. Ia menambahkan, inovasi ini dibuat untuk meningkatkan nilai manfaat hasil samping pertanian yang selama ini sering terbuang sia-sia.

Pupuk Presisi: Mengandalkan Batu Bara untuk Perbaiki pH Tanah

Tak hanya soal energi, Polri juga mengembangkan pupuk bernama Presisi. Bahan bakunya terbilang unik: batu bara. Menurut Sigit, pupuk ini mampu meningkatkan kadar pH tanah sekaligus memperbaiki unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

"Pupuk ini membantu menyuburkan tanah dan menjaga kesehatan tanaman," ujarnya. Saat ini, penggunaan pupuk Presisi sudah diterapkan di sejumlah lahan pertanian jagung di Jawa Barat dan Papua.

Deretan Alat Modern untuk Petani: dari Dryer hingga Pompa Tenaga Surya

Polri juga menghadirkan berbagai teknologi modern untuk mendukung produktivitas petani. Beberapa inovasi yang disebutkan Kapolri antara lain vertical dryer, mobil pemipil jagung, soil tester, pompa tenaga surya, Atmosphere Water Generator, hingga Mobile Rotary Dryer.

Sigit menjelaskan, alat-alat tersebut dibuat untuk membantu proses pengolahan hasil pertanian menjadi lebih cepat dan efisien. Salah satu contohnya adalah Mobile Rotary Dryer yang digunakan untuk mengeringkan jagung secara merata dan lebih bersih tanpa harus dibawa ke gudang terlebih dahulu.

Seluruh rangkaian inovasi ini menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai daerah.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: mediabengkulu.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top