BENGKULU SELATAN — Pembahasan awal Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) atau CSR untuk tahun 2026 resmi dimulai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Rifai Tajudin digelar di Ruang Rapat Sekretariat Daerah pada Kamis (15/5/2026).
Dalam forum tersebut, Bupati tidak hanya membahas rencana ke depan, tetapi juga mengevaluasi realisasi anggaran CSR tahun sebelumnya. Evaluasi ini menjadi dasar untuk memastikan program bantuan perusahaan benar-benar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan kegiatan pemerintah daerah.
Bupati Rifai Tajudin menegaskan bahwa pembangunan fisik masih menjadi prioritas utama Pemkab Bengkulu Selatan pada 2026 mendatang. Karena itu, ia berharap dukungan CSR bisa diarahkan pada sektor infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, hingga program sosial lainnya.
“Kami berharap bapak dan ibu dapat membantu program-program pembangunan di Bengkulu Selatan, khususnya pembangunan fisik dan pelayanan masyarakat,” ujar Rifai Tajudin dalam arahannya di hadapan para pimpinan BUMN dan BUMD.
Forum tersebut juga menjadi wadah koordinasi antara pemerintah dan perusahaan untuk menyamakan arah kebijakan pembangunan. Sejumlah usulan program prioritas dibahas agar pelaksanaan CSR tidak berjalan sendiri-sendiri dan justru mengganggu agenda pemerintah.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan dukungan seluruh pihak, baik dari BUMN maupun BUMD, yang selama ini telah ikut berkontribusi. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat,” tambah Bupati.
Para pimpinan BUMN dan BUMD yang hadir menyambut baik langkah Pemkab Bengkulu Selatan yang mengedepankan koordinasi dalam penyusunan program CSR. Mereka menyampaikan komitmen untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah daerah optimistis, dengan dukungan seluruh pihak dan penyaluran CSR yang terarah, pembangunan di Bengkulu Selatan dapat berjalan lebih cepat dan merata. Dampaknya diharapkan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas fasilitas umum dan kesejahteraan warga.