BENGKULU SELATAN — Satuan Lalu Lintas Polres Bengkulu Selatan mencatat tujuh sepeda motor terjaring tindakan selama tiga hari pertama Operasi Patuh Nala. Petugas memeriksa pengendara yang melintas di sejumlah titik dan memberikan tindakan kepada mereka yang kedapatan melanggar aturan lalu lintas.
Operasi ini dijalankan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Sasaran utamanya menekan angka pelanggaran sekaligus kecelakaan di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan.
Teguran Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Tilang
Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan, Iptu Muklis Syayuti, menegaskan bahwa pihaknya lebih mengedepankan teguran dalam operasi kali ini. Penindakan tetap dilakukan, tetapi dengan penekanan pada pembinaan pengendara.
"Kita lebih ke teguran, yang kita amankan karena beberapa faktor, salah satunya kelengkapan kendaraan yang memang tak standar," kata Muklis.
Menurutnya, sejumlah kendaraan yang diamankan tidak memenuhi persyaratan teknis. Faktor kelengkapan kendaraan menjadi salah satu alasan utama petugas menghentikan dan mengamankan sepeda motor tersebut.
Helm SNI hingga Surat Kendaraan Jadi Perhatian
Selama operasi, petugas mengingatkan pengendara sepeda motor soal kewajiban memakai helm berstandar SNI. Pengendara juga diminta membawa surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).
Selain kelengkapan surat, petugas memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan. Pemeriksaan dilakukan langsung di lapangan saat pengendara melintas.
Operasi Patuh Nala juga dimanfaatkan kepolisian untuk mengedukasi warga soal pentingnya mematuhi rambu lalu lintas. Pengendara diimbau melengkapi perlengkapan keselamatan sebelum berkendara.
Harapan: Lalu Lintas Aman dan Tertib
Muklis mengimbau seluruh masyarakat agar lebih tertib dan disiplin dalam berlalu lintas. Imbauan itu disampaikan menyusul masih ditemukannya pelanggaran di hari-hari awal operasi.
Melalui Operasi Patuh Nala, kepolisian berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas meningkat. Kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi target akhir dari rangkaian operasi ini.