BENGKULU — Sebanyak 161 link jalan masuk dalam daftar pembangunan dan perbaikan yang dikerjakan Pemkot Bengkulu tahun ini. Pengerjaan menyasar kawasan perumahan yang membutuhkan peningkatan akses, terutama di wilayah tengah kota.
Sejumlah ruas di kompleks perumahan belum bisa dituntaskan bersamaan. Beberapa masih dalam proses pengerjaan, sisanya menunggu giliran pembangunan.
Wali Kota Sebut Pertumbuhan Perumahan Pacu Kebutuhan Jalan
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menilai kebutuhan infrastruktur jalan naik seiring pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman. Kompleks perumahan baru yang terus bermunculan mendorong kebutuhan akses jalan memadai bagi warga.
"Tahun ini kita ada kurang lebih 161 link jalan dan sekarang sedang proses pembangunan di perumahan di tengah kota. Beberapa memang belum tuntas karena kota ini bergeraknya luar biasa, perumahan tumbuh juga luar biasa," ujar Dedy.
Dedy menjelaskan, pembangunan dan perbaikan jalan akan dilanjutkan secara bertahap mengikuti program yang telah disusun pemerintah daerah.
Warga Kompleks Perumahan Diminta Bersabar
Pemerintah meminta warga yang tinggal di kompleks perumahan dengan jalan belum tersentuh pengerjaan menunggu giliran. Menurut Dedy, kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah akan ditangani bergiliran.
"Jadi kepada beberapa kompleks perumahan yang belum, sabar. Insyaallah kita akan lanjutkan," katanya.
Dalam sejumlah kesempatan, Dedy turun langsung meninjau pembangunan dan perbaikan jalan. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi infrastruktur sekaligus memantau progres pekerjaan di lapangan.
Aksesibilitas dan Mobilitas Warga Jadi Sasaran
Pemkot Bengkulu berharap pembangunan jalan meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas warga. Program ini juga diharapkan mendukung pertumbuhan kawasan permukiman yang terus berkembang.
Pemerataan pembangunan infrastruktur menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan kota. Tujuannya agar masyarakat di berbagai kawasan menikmati akses jalan yang lebih baik, tidak hanya di pusat kota.