Rumah Sakit Daerah Sungai Lemau di Kabupaten Bengkulu Tengah resmi naik status dari tipe D menjadi tipe C dengan kapasitas 100 tempat tidur. Peningkatan kelas rumah sakit ini didukung pembangunan gedung senilai Rp150 miliar dan pengadaan peralatan medis Rp25 miliar dari pemerintah pusat. Operasional penuh ditargetkan berjalan pada 2027 setelah seluruh peralatan dan tenaga operator siap.
BENGKULU TENGAH — Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto menyatakan kenaikan status RSD Sungai Lemau menjadi tipe C didukung pemenuhan tiga komponen utama: fasilitas bangunan, peralatan medis, dan tenaga dokter spesialis. Menurutnya, warga kini tidak perlu lagi berobat ke luar daerah untuk layanan spesialis.
"Jadi masyarakat Bengkulu Tengah tidak perlu ragu lagi untuk berobat ke sini. Kita memiliki dokter spesialis, di antaranya spesialis mata, jantung dan lainnya," kata Rachmat di Bengkulu Tengah, Jumat.
Fasilitas Medis yang Sudah Beroperasi di RSD Sungai Lemau
Rumah sakit ini telah dilengkapi sejumlah ruang pelayanan, mulai dari poliklinik jantung, ruang rawat inap, hingga ruang operasi. Fasilitas perawatan intensif juga tersedia, meliputi high care unit (HCU), intensive care unit (ICU), pediatric intensive care unit (PICU), dan neonatal intensive care unit (NICU).
Selain ruang perawatan, RSD Sungai Lemau memiliki fasilitas pendukung berupa lobi dan lift untuk menunjang kenyamanan pasien. Kelengkapan ini menjadi syarat utama kenaikan kelas dari tipe D ke tipe C.
Anggaran Rp150 Miliar untuk Gedung, Rp25 Miliar untuk Alat Kesehatan
Pemerintah pusat mengucurkan bantuan langsung untuk RSD Sungai Lemau berupa pembangunan gedung rumah sakit senilai sekitar Rp150 miliar. Pengadaan peralatan medis mendapat alokasi terpisah sekitar Rp25 miliar.
Pemenuhan alat kesehatan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung pada awal 2027. Seluruh fasilitas diharapkan dapat mendukung operasional rumah sakit sesuai kebutuhan pelayanan masyarakat Bengkulu Tengah.
Mengapa Operasional Penuh Baru Berjalan 2027
Sejumlah peralatan medis masih dalam proses pemenuhan hingga kini. Tenaga operator juga menjalani peningkatan kapasitas melalui pendampingan RSUD M. Yunus dan Kementerian Kesehatan.
"Beberapa peralatan masih dilengkapi dan tenaga operator juga sedang mendapatkan pendampingan dari RSUD M. Yunus dan Kementerian Kesehatan. Setelah seluruh proses selesai, rumah sakit ini akan segera kita operasikan secara penuh," kata Rachmat.
Pemerintah daerah terus meninjau perkembangan pembangunan dan kesiapan fasilitas. Langkah ini untuk memastikan RSD Sungai Lemau dapat memberikan pelayanan kesehatan secara optimal begitu beroperasi penuh.
Dampak bagi Warga Bengkulu Tengah
Kenaikan status ke tipe C membuat RSD Sungai Lemau menjadi salah satu rumah sakit di Provinsi Bengkulu yang menerima bantuan langsung dari pemerintah pusat. Dengan kapasitas 100 tempat tidur dan layanan spesialis yang tersedia, warga tidak lagi bergantung pada rumah sakit di luar kabupaten untuk penanganan medis tertentu.
Target operasional penuh pada 2027 menjadi penanda kesiapan rumah sakit melayani masyarakat secara menyeluruh. Hingga saat itu, pemenuhan peralatan dan peningkatan kapasitas tenaga operator terus dikebut agar seluruh fasilitas berfungsi sesuai standar pelayanan tipe C.