Pencarian

13 Nelayan Malabero Kota Bengkulu Hilang Kontak di Perairan Lais, Basarnas Kerahkan KN SAR 213

Selasa, 22 September 2026 • 07:31:31 WIB
13 Nelayan Malabero Kota Bengkulu Hilang Kontak di Perairan Lais, Basarnas Kerahkan KN SAR 213
Tim SAR mengerahkan KN SAR 213 untuk mencari 13 nelayan Malabero yang hilang kontak di perairan Lais.

BENGKULU — Sebanyak 11 nelayan berangkat melaut dari Malabero pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB menuju perairan Lais, Bengkulu Utara. Kapal mereka diperkirakan kembali dan mendarat paling lambat pukul 13.00 WIB, tetapi hingga sore hari tidak ada kabar kedatangan.

Kekhawatiran warga memuncak saat kapal kedua yang membawa dua nelayan dikerahkan sekitar pukul 15.00 WIB untuk menjemput. Kapal penjemput itu pun tak kembali hingga malam. Total 13 orang kini dalam status pencarian.

Laporan Diterima Basarnas Dini Hari

Informasi hilangnya para nelayan pertama kali disampaikan Ketua RT 10 Kelurahan Malabero, Rully Saputra, kepada pihak kelurahan dan instansi terkait pada Selasa (22/9/2026) dini hari. Laporan resmi kemudian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu pukul 05.20 WIB.

"Satu kapal nelayan warga Malabero yang berjumlah 11 orang sampai saat ini belum balik melaut. Satu kapal nelayan yang berjumlah dua orang yang menjemput pukul 15.00 WIB sore tadi belum balik juga," ujar Rully Saputra, Selasa pagi (22/09/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu melalui laporan operasi SAR menyebutkan dua kapal dengan total 13 orang di atas kapal (POB) dilaporkan hilang kontak di perairan Lais.

"Tim Rescue KN SAR 213 Bengkulu langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan," demikian keterangan dalam laporan awal Basarnas Bengkulu.

Koordinat Pencarian 29 Nautical Mile dari Pulau Baai

Lokasi pencarian berada di perairan Lais pada koordinat 3°41.175' LS dan 101°51.752' BT. Titik itu berjarak sekitar 29,13 nautical mile dari Dermaga Pulau Baai Bengkulu.

Basarnas mencatat 11 nelayan berada di kapal pertama, yakni Leri, Andika, Johan, Deki Black, Isap, Tio, Uning Peot, Yadik, Chandra, Jeri, dan Ayak. Kapal kedua diawaki Rio dan Ilham.

Perlengkapan SAR yang Dikerahkan

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue KN SAR 213 Bengkulu bersama masyarakat setempat. Peralatan yang dibawa mencakup Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan SAR air, peralatan komunikasi, dan perlengkapan medis.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh 13 nelayan masih dalam status pencarian dan operasi SAR terus berlangsung.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infonegeri.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks