KEPAHIANG — Rencana keberlanjutan program Pasar Rakyat mencuat di sela penutupan acara tahun ini yang berlangsung di Lapangan Segitiga Depan Kejaksaan, Rabu malam (02/08/2026). Ketua DPRD Kepahiang Gregory Igor Dayefiandro, S.E., M.Sc., bersama Plt. Sekretaris DPRD turut hadir menyaksikan rangkaian acara terakhir.
Gregory menyebut gelaran yang memadukan hiburan dan aktivitas ekonomi ini layak masuk prioritas pembahasan anggaran daerah ke depan.
Digelar Rutin, Ribuan Warga Padati Lapangan Segitiga
Sepanjang pelaksanaan, lokasi acara dipadati warga yang datang untuk berbelanja maupun sekadar menikmati suasana malam. Para pedagang lokal kebanyakan mengisi lapak dengan produk khas Kepahiang, dari kuliner hingga kerajinan rumah tangga.
Bagi sebagian pelaku usaha, momen ini dianggap sebagai ajang mengukur respons pasar terhadap produk mereka sebelum dipasarkan lebih luas.
Ketua DPRD: Bukan Sekadar Acara Seremonial
Dalam sambutannya, Gregory menekankan bahwa Pasar Rakyat memiliki peran ganda yang kerap luput dari perhatian. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi simpul pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen langsung di lapangan.
“Pasar rakyat bukan hanya menjadi tempat masyarakat berkumpul dan berhibur, tetapi juga menjadi salah satu ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang terbentuk selama acara berlangsung diharapkan menjadi modal sosial dalam menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Kepahiang.
Apa Saja yang Disorot dalam Penutupan Kali Ini?
Beberapa poin mengemuka dalam kesempatan tersebut:
- Komitmen DPRD untuk mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak langsung pada sektor UMKM.
- Harapan agar event serupa bisa menjangkau lebih banyak pelaku usaha di tiap kecamatan.
- Dorongan untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah melalui gelaran tahunan.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus mengembangkan potensi ekonomi daerah,” tambah Gregory.
Penutupan Pasar Rakyat 2026 berlangsung meriah hingga acara resmi dinyatakan selesai. DPRD menegaskan komitmennya hadir mendampingi masyarakat dalam setiap agenda penguatan ekonomi dan pembangunan daerah.