Pencarian

Kemendikdasmen Kucurkan Rp2,2 Miliar untuk Revitalisasi SMPN 19 Bengkulu, Target Rampung 120 Hari

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:42:31 WIB
Kemendikdasmen Kucurkan Rp2,2 Miliar untuk Revitalisasi SMPN 19 Bengkulu, Target Rampung 120 Hari
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengucurkan dana Rp2,2 miliar untuk revitalisasi delapan ruang SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang rusak akibat kebakaran.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana sekitar Rp2,2 miliar untuk membangun kembali delapan ruang di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu yang rusak akibat kebakaran. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, memastikan anggaran tersebut tidak hanya untuk konstruksi, tetapi juga pengadaan meja, kursi, dan sarana-prasarana pendukung. Pembangunan ditargetkan rampung dalam 120 hari, dengan peletakan batu pertama dijadwalkan awal September 2026.

BENGKULU — Enam ruang kelas yang ludes dilalap api pada Jumat, 24 Juli 2026, akan segera dibangun kembali. Pemerintah pusat mengakomodasi usulan revitalisasi dari Pemerintah Kota Bengkulu melalui skema anggaran yang dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah.

Anggaran Revitalisasi Mencakup Bangunan dan Perabot Sekolah

Ilham Putra mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan kepala sekolah memastikan total anggaran mencapai Rp2,2 miliar untuk delapan ruangan. Rincian tersebut meliputi pembangunan fisik ruang kelas baru sekaligus penggantian fasilitas penunjang yang ikut terbakar.

"Alhamdulillah, perhatian Pemerintah Pusat dengan dana revitalisasi diakomodasi," kata Ilham di Bengkulu, Rabu.

Mengapa Proses Belajar Mengajar Kembali Normal di Pagi Hari?

Kebakaran yang menghanguskan enam ruang kelas sempat memaksa sistem pembelajaran dibagi menjadi dua sesi, pagi dan sore. Namun kini, siswa kembali bersekolah pada pagi hari setelah lima tenda darurat disiagakan di lingkungan sekolah.

Tenda kelas darurat tersebut merupakan bantuan CSR Pertamina yang dilengkapi meja, kursi, papan tulis, serta blower. Bantuan ini dinilai krusial untuk menjaga kualitas pembelajaran selama masa transisi pembangunan.

Swakelola Libatkan Komite Sekolah dan Orang Tua Murid

Pelaksanaan pembangunan tidak diserahkan ke kontraktor eksternal. Pola swakelola dipilih dengan melibatkan masyarakat lokal, termasuk komite sekolah dan orang tua atau wali murid SMP Negeri 19.

Menurut Ilham, keterlibatan langsung masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses pengerjaan. "Insya Allah, karena 120 hari adalah waktu yang diberikan. Tapi, mudah-mudahan karena melibatkan masyarakat lokal, nanti tidak lebih dari 120 hari sarana-prasarana sudah berdiri semuanya," ujarnya.

Persiapan Pembangunan dan Target Penyelesaian

Tim dari SMP Negeri 19 saat ini tengah melakukan persiapan pembangunan. Setelah peletakan batu pertama pada awal September 2026, pengerjaan fisik ditargetkan selesai sebelum Desember 2026.

Dengan target tersebut, penggunaan ruang kelas darurat diperkirakan hanya berlangsung hingga akhir tahun. Kondisi ini memberikan kepastian bagi siswa dan orang tua mengenai kelangsungan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks