BENGKULU — Honor Pad X8b resmi masuk Indonesia sejak April 2026, dan langsung menyerang segmen tablet murah yang selama ini didominasi oleh Xiaomi dan realme. Dengan harga mulai Rp 2.999.000 untuk varian 4/128 GB dan Rp 3.299.000 untuk 6/128 GB, tablet ini menjanjikan pengalaman menonton dan membaca yang nyaman tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
Kami menguji varian 6/128 GB selama kurang lebih satu pekan untuk aktivitas menonton video, membaca dokumen, dan penggunaan media sosial. Berikut temuan lengkapnya.
Desain dan Build Quality: Ringan, Tipis, Tapi Punggung Mudah Kotor
Salah satu keunggulan utama Honor Pad X8b ada di bobotnya. Dengan berat di bawah 500 gram dan ketebalan sekitar 7 mm, tablet ini terasa sangat ringan saat digenggam satu tangan untuk membaca atau menonton dalam posisi tiduran. Ini nilai plus besar yang jarang ditemui di kelas harga yang sama.
Material punggungnya menggunakan finishing matte yang sekilas terlihat premium, namun sayangnya mudah meninggalkan bekas sidik jari dan noda minyak. Untuk penggunaan di rumah, ini bukan masalah besar, tapi bagi yang sering membawanya ke kampus atau kantor, disarankan langsung memakai casing bawaan atau beli tambahan.
Layar 11 Inci: Paling Terang di Kelasnya, Cocok untuk Membaca
Panel IPS LCD 11 inci dengan resolusi Full HD+ (1920 x 1200) dan refresh rate 90 Hz adalah bintang utama tablet ini. Kecerahan puncak 500 nits membuatnya nyaman digunakan di ruangan terang dekat jendela, meski tetap tidak ideal untuk pemakaian outdoor di bawah sinar matahari langsung.
Yang menarik, Honor menyematkan fitur E-Ink Mode yang mengubah tampilan layar menjadi monokrom menyerupai e-reader. Efeknya cukup efektif untuk mengurangi gangguan mata saat membaca artikel panjang atau buku digital dalam durasi lama. Ditambah sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light dan Flicker Free, klaim kenyamanan mata di sini bukan isapan jempol belaka.
Scroll media sosial memang terasa lebih halus berkat 90 Hz, tapi jangan berharap setara tablet flagship 120 Hz atau 144 Hz. Perbedaannya terasa, namun tidak signifikan untuk penggunaan non-gaming.
Performa: Cukup untuk Produktivitas, Kurang untuk Gaming Berat
Inilah kelemahan utama Honor Pad X8b. Chipset Snapdragon 685 yang disematkan adalah prosesor yang sudah berumur dan lebih sering ditemukan di HP entry-level. Untuk aktivitas harian seperti browsing, menonton YouTube, atau video conference, performanya masih lancar tanpa lag berarti.
Namun, saat kami mencoba menjalankan game seperti Mobile Legends dengan setting high, frame rate mulai terasa tidak stabil. Untuk Genshin Impact, jangan harap bisa memainkannya dengan nyaman. Tablet ini jelas dioptimalkan untuk multitasking ringan dan hiburan pasif, bukan gaming.
Kami juga menguji multitasking dengan membuka beberapa aplikasi sekaligus. RAM 6 GB pada varian tertinggi masih sanggup menahan 4-5 aplikasi sebelum akhirnya me-refresh aplikasi yang lama. Untuk mahasiswa atau pekerja kantoran yang butuh tablet untuk mencatat dan browsing, ini masih cukup. Untuk power user yang sering pindah-pindah aplikasi berat, akan terasa melelahkan.
Baterai: Awet untuk Nonton Marathon, Pengisian Lambat
Baterai 8.300 mAh adalah daya tarik kedua setelah layar. Dalam pengujian pemutaran video Netflix secara terus-menerus dengan kecerahan 70% dan volume 50%, tablet ini mampu bertahan sekitar 13-14 jam. Untuk pemakaian campuran (browsing, YouTube, menulis dokumen), daya tahan bisa mencapai 2 hari pemakaian normal.
Sayangnya, pengisian daya hanya mendukung 10W. Mengisi dari 0% hingga penuh membutuhkan waktu hampir 3,5 jam. Ini angka yang sangat lambat di tahun 2026, dan akan mengganggu bagi pengguna yang sering terburu-buru. Untuk tablet yang memang dipakai di rumah, ini mungkin tidak masalah, tapi untuk mobilitas tinggi, wajib dipertimbangkan.
Kelebihan dan Kekurangan Honor Pad X8b
Setelah pemakaian intensif, berikut rangkuman yang perlu Anda ketahui sebelum membeli:
- Kelebihan: Layar 90 Hz dengan kecerahan 500 nits terbaik di kelasnya, baterai sangat awet untuk menonton, bobot ringan dan tipis, fitur E-Ink Mode efektif untuk membaca.
- Kekurangan: Chipset Snapdragon 685 lemah untuk gaming, pengisian daya 10W sangat lambat, speaker hanya stereo (tidak seimbang saat digenggam landscape), punggung mudah kotor.
Verdict: Siapa yang Cocok Membeli Honor Pad X8b?
Honor Pad X8b adalah tablet spesialis untuk konten dan membaca. Jika kebutuhan utama Anda adalah menonton film, membaca e-book, dan browsing ringan, tablet ini adalah pilihan terbaik di rentang harga Rp 3 jutaan berkat layar dan baterainya yang unggul.
Namun, jika Anda membutuhkan tablet untuk gaming atau multitasking berat, ada baiknya melihat opsi lain dengan chipset yang lebih bertenaga, meski harus mengorbankan kualitas layar dan daya tahan baterai. Tablet ini sangat direkomendasikan untuk mahasiswa, pelajar, dan pekerja yang fokus pada produktivitas ringan, bukan untuk gamer mobile.