Target Pertumbuhan Pendapatan Apple
Dalam panggilan hasil kuartal kedua, Apple menyatakan bahwa pendapatan total perusahaan untuk kuartal Juni diproyeksikan tumbuh antara 14% dan 17% year-over-year. Pertumbuhan ini mencerminkan apa yang disebut Apple sebagai "best view of constrained supply" atau pandangan terbaik mereka menghadapi pasokan yang terbatas.
Kelangkaan pasokan global terus menjadi faktor penekan utama bagi industri teknologi, termasuk Apple. Tingginya permintaan dari sektor infrastruktur AI telah memperketat ketersediaan komponen elektronik kritis. Apple juga menekankan bahwa proyeksinya "assumes that global tariff rates, policies, and their application remain in effect as of this call. And the global macroeconomic outlook does not worsen from today."
Tantangan di Segmen iPad dan Prospek Layanan
Di level produk, Apple mengindikasikan akan menghadapi "difficult compare" atau perbandingan yang sulit pada segmen iPad. Hal ini disebabkan oleh peluncuran model berprosesor A16 pada kuartal yang sama tahun lalu, menciptakan baseline yang tinggi untuk perbandingan year-over-year.
Sementara itu, divisi Services Apple—yang mencakup Apple TV+, Apple Music, App Store, dan layanan berlangganan lainnya—diproyeksikan akan mencatat pertumbuhan year-over-year serupa dengan yang dilaporkan pada kuartal Maret, "after removing the favorable year-over-year impact from foreign exchange tailwinds." Pada kuartal kedua tahun fiskal 2026, revenue Services Apple mencapai $30,98 miliar, naik 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Divisi ini terus menjadi pendorong pertumbuhan yang signifikan bagi perusahaan.
Target Margin Keuntungan dan Pengeluaran Operasional
Apple juga merinci ekspektasi finansial lebih detail untuk kuartal Juni. Perusahaan menargetkan gross margin atau margin laba kotor berada dalam rentang 47,5% hingga 48,5%. Sementara pengeluaran operasional diproyeksikan antara $18,8 miliar dan $19,1 miliar.
Untuk item lain dalam laporan keuangan, Apple mengharapkan Other Income and Expense (OI&E) sekitar $250 juta, dengan catatan tidak termasuk potensi dampak dari mark to market pada investasi minoritas. Tax rate atau tarif pajak diproyeksikan berada di sekitar 17%.
Kinerja Kuartal Kedua Tahun Fiskal 2026
Sebelum memberikan guidance ini, Apple telah merilis laporan hasil kuartal kedua tahun fiskal 2026 yang menunjukkan performa kuat. Perusahaan melaporkan revenue sebesar $111,2 miliar, meningkat 17% year-over-year. Hasil ini menunjukkan momentum positif yang mendukung optimisme Apple untuk kuartal mendatang, meski dengan tetap mempertimbangkan ketidakpastian global terkait tarif, kebijakan perdagangan, dan kondisi makroekonomi.