Pagi ini, para pekerja kantoran di Jakarta sudah mulai sibuk mengecek ponsel masing-masing. Di layar aplikasi perbankan, angka-angka kurs berwarna merah tipis. Rupiah kembali tertekan. Di tengah hiruk-pikuk jam sibuk, nilai tukar garuda hari ini, Senin 10 Mei 2026, terpantau melemah terhadap hampir seluruh mata uang utama dunia. Dolar Amerika Serikat (USD) bertengger di level Rp 17.370, naik 0,07% dari posisi sebelumnya.
Pelemahan paling tajam terjadi terhadap mata uang Negeri Kangguru. Dolar Australia (AUD) melesat 0,63% ke Rp 12.590, disusul Poundsterling Inggris (GBP) yang naik 0,65% ke Rp 23.657. Satu-satunya kabar positif datang dari Ringgit Malaysia (MYR) yang justru melemah 0,2% terhadap rupiah, menjadi satu-satunya mata uang yang memberikan sedikit ruang napas bagi garuda di tengah tekanan global.
Pergerakan Rupiah di Tengah Siang: Semua Mata Uang Mayor Menguat
Pada sesi tengah hari ini, pukul 12:24 WIB, rupiah menunjukkan performa yang kurang meyakinkan. Berikut adalah posisi lengkap nilai tukar mata uang asing terhadap rupiah yang perlu Anda ketahui:
- Dolar AS (USD): Rp 17.370 — menguat 0,07%
- Dolar Singapura (SGD): Rp 13.713 — menguat 0,26%
- Euro (EUR): Rp 20.464 — menguat 0,58%
- Dolar Australia (AUD): Rp 12.590 — menguat 0,63%
- Poundsterling (GBP): Rp 23.657 — menguat 0,65%
- Yen Jepang (JPY): Rp 110 — menguat 0,22%
- Yuan China (CNY): Rp 2.554 — menguat 0,09%
- Ringgit Malaysia (MYR): Rp 4.430 — melemah 0,2%
Data ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap rupiah cukup merata. Dolar Australia dan Poundsterling menjadi dua mata uang yang paling agresif menggerus nilai tukar garuda hari ini.
Mengapa Dolar AS Kembali Mendominasi?
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS hari ini bukanlah kejutan. Pasar masih mencerna data inflasi Amerika Serikat yang dirilis akhir pekan lalu, yang ternyata lebih tinggi dari ekspektasi. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga lebih lama, membuat dolar AS semakin atraktif.
Di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memang telah mempertahankan BI Rate di level 6,25% untuk menopang rupiah. Namun, neraca perdagangan Indonesia yang mulai menunjukkan tren penurunan surplus akibat melemahnya harga komoditas ekspor seperti batu bara dan minyak sawit, membuat investor asing cenderung wait and see. Sampai siang ini, rupiah masih bergulat di zona merah, meski pelemahannya tergolong moderat.
Dolar Singapura, Yen, dan Yuan: Tiga Mata Uang yang Paling Terasa di Dompet
Bagi masyarakat Indonesia, pergerakan tiga mata uang ini punya dampak langsung. Dolar Singapura (SGD) yang kini di Rp 13.713 menjadi perhatian utama para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negeri Singa. Bagi mereka yang hendak mengirimkan uang ke tanah air, nilai tukar yang tinggi tentu menguntungkan. Namun, bagi Anda yang berencana liburan ke Singapura, bersiaplah merogoh kocek lebih dalam.
Sementara itu, Yen Jepang (JPY) yang berada di Rp 110 per yen menjadi kabar baik bagi importir elektronik dan otomotif asal Jepang. Harga barang impor dari Jepang cenderung lebih stabil. Di sisi lain, Yuan China (CNY) di Rp 2.554 menjadi indikator penting bagi para pengusaha yang menggantungkan pasokan barang dari China. Pelemahan tipis rupiah terhadap yuan berarti biaya impor bahan baku sedikit meningkat.
Panduan Menukar Uang: Jangan Asal Ambil di Pinggir Jalan
Melihat fluktuasi kurs yang cukup dinamis, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat hendak menukar uang. Pertama, selalu bandingkan kurs di beberapa tempat. Bank-bank BUMN seperti BRI, Mandiri, atau BNI biasanya menawarkan kurs yang kompetitif dengan biaya administrasi yang transparan.
Kedua, gunakan money changer resmi yang terdaftar di Bank Indonesia. Money changer liar di pinggir jalan atau pusat perbelanjaan seringkali menawarkan kurs lebih tinggi, tetapi risiko terkena uang palsu atau biaya tersembunyi sangat besar. Ketiga, untuk pengiriman uang ke luar negeri, layanan remitansi digital seperti Wise atau Western Union bisa menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan transfer bank konvensional. Selalu hitung selisih kurs dan biaya layanan sebelum memutuskan.
Pertanyaan Umum Seputar Kurs Rupiah Hari Ini
1. Apakah rupiah akan terus melemah dalam waktu dekat?
Pergerakan rupiah sangat bergantung pada kebijakan suku bunga global dan data ekonomi domestik. Jika The Fed kembali menaikkan suku bunga, tekanan terhadap rupiah bisa berlanjut. Namun, intervensi BI melalui operasi pasar terbuka biasanya mampu menahan pelemahan agar tidak terlalu dalam.
2. Kapan waktu terbaik menukar rupiah ke dolar AS?
Waktu terbaik biasanya adalah saat kurs tengah BI dirilis, yaitu sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, spread antara harga beli dan jual biasanya masih rendah. Hindari menukar di akhir pekan karena likuiditas lebih tipis dan kurs cenderung lebih mahal.
3. Bagaimana cara paling aman mengirim uang ke TKI di Singapura?
Cara paling aman dan murah saat ini adalah melalui aplikasi remitansi digital yang terdaftar di OJK. Anda bisa membandingkan kurs SGD yang ditawarkan; semakin tinggi kurs yang diberikan, semakin banyak rupiah yang diterima penerima. Pastikan aplikasi tersebut memiliki izin resmi dan ulasan pengguna yang baik.