BENGKULU — Pengelolaan keuangan daerah di Kota Bengkulu kini beralih ke sistem digital yang lebih efisien melalui implementasi aplikasi CoreTax. Sebanyak 128 bendahara dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti sosialisasi khusus untuk menguasai teknologi layanan milik Direktorat Jenderal Pajak tersebut.
Digitalisasi Administrasi Melalui Aplikasi CoreTax
Para peserta mendapatkan pendampingan langsung dari Penyuluh Pajak KPP Pratama Bengkulu Satu di Ruang Hidayah I Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (7/5/2026). Penggunaan CoreTax diharapkan mempermudah proses administrasi perpajakan bagi bendahara pengeluaran agar berjalan lebih cepat dan transparan.
Kepala BPKAD Kota Bengkulu Yudi Susanda bersama jajaran Staf Ahli Wali Kota turut memantau jalannya pelatihan ini. Sinergi antara pemerintah kota dan instansi perpajakan menjadi kunci utama untuk memperkuat kemampuan teknis aparatur dalam mengelola transaksi belanja daerah.
Tekan Risiko Kesalahan Administratif Belanja Daerah
Asisten III Setda Kota Bengkulu Tony Elfian menyatakan bahwa bendahara memiliki peran krusial dalam mendukung penerimaan negara. Proses pemotongan, penyetoran, hingga pelaporan pajak atas transaksi belanja pemerintah daerah harus dilakukan dengan akurasi tinggi untuk menghindari kendala hukum.
“Pemahaman yang baik terhadap mekanisme perpajakan belanja SKPD sangat penting untuk menghindari kesalahan administratif maupun potensi sanksi di kemudian hari,” ujar Tony.
Ia juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bekerja secara cerdas dan tuntas. Pola kerja yang akuntabel diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional melalui tertib administrasi pajak.
Rincian Peserta dan Target Akuntabilitas Keuangan
Sosialisasi ini melibatkan 40 Bendahara Pengeluaran dan 88 Bendahara Pengeluaran Pembantu. Kehadiran Kepala KPP Pratama Bengkulu Satu Raden Rara Endah Patminingrum dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya penguasaan teknologi informasi perpajakan bagi pejabat pengelola keuangan daerah.
Melalui penguatan kapasitas ini, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis tata kelola keuangan akan semakin tertib. Implementasi sistem digital CoreTax menjadi tonggak penting dalam mewujudkan transparansi anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.