ASAHAN — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa La Bakri menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang dalam penutupan PORKAB KORPRI Asahan 2026 di Taman Hutan Kota Kisaran, Minggu (18/10/2026) pukul 07.00 WIB. Kontingen Dinas Pendidikan menempati posisi puncak klasemen medali setelah bersaing di empat cabang: futsal, bola voli, tenis meja, dan catur.
Musa menyebut capaian itu lahir dari kerja kolektif atlet, ofisial, dan seluruh jajaran dinas yang ia pimpin. Ia meminta semangat kompetisi tidak berhenti di lapangan.
"Alhamdulillah, ini hasil kerja keras, kekompakan, dan kebersamaan kita semua. Terima kasih kepada seluruh atlet, ofisial, dan keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Pertahankan sportivitas dan solidaritas," ujar Musa.
PORKAB KORPRI Asahan 2026 diikuti 59 kontingen yang berasal dari organisasi perangkat daerah, kecamatan, badan usaha milik daerah, dan instansi vertikal. Ajang ini menjadi ruang bagi aparatur sipil negara untuk menyalurkan potensi olahraga sekaligus mempererat silaturahmi antarsatuan kerja.
Empat cabang yang dipertandingkan seluruhnya beregu dan perorangan: futsal, bola voli, tenis meja, dan catur. Dinas Pendidikan Asahan mendominasi perolehan medali di rangkaian pertandingan yang berlangsung sebelum penutupan.
Bagi Musa, gelar juara umum bukan sekadar pencapaian olahraga. Ia menilai prestasi tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kerja sama di lingkungan dinas yang dipimpinnya.
Harapannya, semangat yang ditunjukkan para atlet selama pertandingan terbawa ke pelaksanaan tugas harian. Terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Asahan.
"Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk terus meningkatkan kekompakan dan memberikan pelayanan terbaik di bidang pendidikan," demikian semangat yang ingin dibangun melalui capaian tersebut.
Rangkaian PORKAB KORPRI Asahan 2026 berakhir dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Acara penutupan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan Rianto.
Kehadiran Musa La Bakri sejak pagi di lokasi penutupan menegaskan posisi Dinas Pendidikan sebagai kontingen yang paling konsisten mengumpulkan medali di empat cabang yang dipertandingkan.