Jelajah Wisata Budaya Ke-4 di Desa Dokan Karo, 143 Peserta Menyelami Tradisi

Penulis: Jonatan Nasution  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:34:31 WIB
Peserta Jelajah Wisata Budaya Ke-4 tiba di Desa Dokan, Kabupaten Karo, Rabu (7 Oktober 2026).

BENGKULU — Desa Dokan di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi tuan rumah perhentian keempat Jelajah Wisata Budaya (JWB) yang diikuti 143 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan berlangsung 5–8 Oktober 2026 dengan rangkaian kunjungan ke Medan, Berastagi, dan Desa Dokan. Desa ini diproyeksikan menjadi simpul rute wisata Medan–Berastagi–Dokan–Danau Toba.

Rombongan JWB Ke-4 tiba di Desa Dokan, Rabu (7 Oktober 2026), dan disambut Wakil Bupati Karo Komando Tarigan yang mewakili Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Hadir pula Direktur Pemasaran BPODT Wahyu Dito Galih Indharto, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara Sukronedi, Konsul Kehormatan Thailand di Medan Martono Anggusti, serta Ketua DPD ASPPI Sumatera Utara Ahmad Fauzi Lubis.

Peserta yang hadir mencakup pelaku industri pariwisata dan pembeli paket wisata dari dalam negeri maupun luar negeri. Malaysia, Singapura, dan Thailand termasuk negara tetangga yang mengirimkan perwakilan dalam kegiatan ini.

Desa Dokan sebagai Ruang Hidup Budaya Karo

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Karo menekankan posisi Desa Dokan bukan sekadar destinasi biasa. Rumah adat, tradisi, kearifan lokal, dan nilai budaya Karo masih diwariskan lintas generasi di desa ini.

"Desa Dokan bukan sekadar tempat dikunjungi, melainkan ruang hidup kebudayaan Karo. Di sini terlihat jelas jejak kehidupan masyarakat, rumah adat, tradisi, kearifan lokal, dan nilai-nilai budaya yang terus diwariskan lintas generasi," ujar Komando Tarigan.

Pemkab Karo berharap kunjungan pelaku industri tidak berhenti pada pengenalan destinasi. Mereka mendorong tindak lanjut berupa penyusunan paket wisata yang siap dipasarkan ke wisatawan domestik dan mancanegara.

Rangkaian Kunjungan JWB Ke-4

Jelajah Wisata Budaya Ke-4 digelar 5–8 Oktober 2026 dan diikuti peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Sebelum ke Desa Dokan, rombongan lebih dulu mengunjungi Kota Medan dan Berastagi.

  • Hari pertama hingga kedua: eksplorasi Kota Medan
  • Perjalanan lanjutan: kunjungan ke Berastagi
  • Rabu (7 Oktober 2026): penyambutan resmi dan penelusuran budaya di Desa Dokan

Desa Dokan berada di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, kawasan yang masuk ekosistem pariwisata Danau Toba. Posisinya strategis karena menghubungkan Medan, Berastagi, dan Danau Toba dalam satu jalur perjalanan darat.

Konsep Pengembangan Wisata Dokan

Pengembangan Desa Dokan tidak hanya mengandalkan wisata alam. Konsep yang disiapkan menggabungkan pengalaman budaya, kuliner, pertanian, dan kearifan lokal masyarakat setempat.

Pemerintah daerah menegaskan kesiapannya bermitra dengan pelaku pariwisata untuk mengembangkan destinasi dan memperpanjang lama tinggal wisatawan. Fokusnya adalah memperkuat ekosistem pariwisata Danau Toba secara keseluruhan.

"Pengembangan pariwisata dan kebudayaan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas wisata," tambah Bupati Karo.

Peluang Paket Wisata Baru

Kunjungan ini diharapkan memperluas promosi wisata budaya Karo. Pelaku industri yang terlibat didorong melahirkan paket perjalanan baru yang lebih beragam dan berdaya saing di Sumatera Utara.

Bagi traveler yang tertarik menyusuri rute budaya Karo, informasi terkini soal akses, jadwal kunjungan desa adat, dan paket wisata dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat atau ASPPI Sumatera Utara. Durasi ideal untuk menelusuri rute Medan–Berastagi–Dokan–Danau Toba adalah tiga hingga empat hari.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top