BENGKULU — Mutia Ayu mengungkap cara putrinya, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo, memaknai kepergian Glenn Fredly. Bagi Gewa, pusara sang ayah bukan sekadar makam, melainkan "rumah ayah" yang selalu ingin ia kunjungi. Kebiasaan ziarah itu kini menjadi rutinitas keduanya, terutama saat momen ulang tahun Glenn tiba.
Penyanyi Mutia Ayu membagikan kisah kedekatan putrinya dengan mendiang Glenn Fredly saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta. Ia mengaku rasa rindu terhadap suaminya tidak pernah benar-benar hilang, terlebih karena Glenn juga merupakan ayah dari Gewa.
Menurut Mutia, ziarah ke makam Glenn sudah menjadi kebiasaan tetap bagi dirinya dan Gewa. Ia dan putrinya bahkan memiliki sebutan khusus untuk pusara musisi tersebut.
"Sebetulnya kalau ke sana tuh udah jadi rutinitas kita ya, aku dan Gewa, gitu. Jadi emm untuk Gewa itu kalau aku dan Gewa tuh sebut ee makam ayahnya tuh rumah ayahnya," ujar Mutia Ayu.
Kebiasaan itu membuat Gewa kerap menagih ibunya untuk segera berkunjung. Bahkan jeda singkat saja sudah cukup membuat sang anak bertanya soal jadwal ziarah berikutnya.
"Kalaupun aku misalkan sedikit aja lama gitu, dia udah nanyain, 'Kapan Mami ke rumah Ayah?' gitu," kata Mutia menirukan pertanyaan Gewa.
Pada hari-hari tertentu seperti ulang tahun Glenn, keduanya memastikan diri untuk datang. Mutia menuturkan momen tersebut selalu dijadikan agenda wajib bagi keluarga kecilnya.
Selain rutin berziarah, Gewa juga mempersembahkan sebuah karya untuk mendiang ayahnya. Single berjudul Hai Bintang dirilis pada 30 September, bertepatan dengan hari ulang tahun Glenn Fredly.
"Gewa baru rilis juga lagunya kemarin yang judulnya tuh Hai Bintang di tanggal 30 September, yang lagunya itu dikhususkan untuk ayahnya, jadi kado untuk ayahnya lah gitu," jelas Mutia Ayu.
Mutia mengaku kini turut mengurus karier bermusik putrinya. Ia menyebut pengelolaan konten dan bisnis Gewa mulai memecah perhatiannya dari pekerjaan yang selama ini ia jalani.
"Jadi mulai agak sedikit aduh, lumayan nih memecah konten Gewa, konten aku, bisnis aku, gitu. Jadi, lumayan," ucapnya.
Menjalani peran sebagai orang tua tunggal membawa pasang surut tersendiri bagi Mutia. Meski begitu, ia memilih bersyukur dan menjalani takdir yang diberikan Tuhan dengan penuh ketabahan.
"Pasti. Kalau itu ngerasanya kayak apa ya, rasanya pasti bakalan ada gitu ya. Tapi sekarang ini lebih ya sudahlah, bersyukur aja sih apa yang dikasih sama Tuhan, takdir aku, ya udah jalanin aja," tuturnya.
Rasa rindu terhadap Glenn juga diakui Mutia sebagai hal yang terus menyertai. Baginya, sosok Glenn tetap hadir sebagai suami dan ayah yang tak tergantikan dalam kehidupan dirinya dan Gewa.
Lagu Hai Bintang menjadi penanda bahwa kenangan akan Glenn Fredly terus hidup, tidak hanya lewat karya-karyanya yang terdahulu, tetapi juga melalui suara putrinya sendiri.