KEPAHIANG — Perayaan Sedekah Bumi yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Desa Mekar Sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, berlangsung semarak, Kamis (6/8/2026). Pawai budaya sepanjang tiga kilometer mengelilingi desa menjadi puncak acara, diwarnai kehadiran seorang perempuan berbusana bak putri negeri dongeng yang sengaja didatangkan dari Kabupaten Rejang Lebong.
Sosok yang dijuluki peri cantik itu berjalan menyapa warga dengan sayap berwarna mencolok dan balutan gaun anggun. Penampilannya yang berbeda langsung menjadi pusat perhatian, membuat anak-anak hingga orang dewasa berebut mengabadikan momen dan berfoto bersama di sepanjang sisi jalan.
Pawai dimulai dari titik kumpul desa dengan membawa gunungan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan hasil panen masyarakat. Rombongan kemudian diiringi kesenian jaranan yang tampil energik, sementara alunan musik sound horeg menambah gegap gempita suasana.
Perpaduan tradisi dan hiburan rakyat ini menjadikan peringatan HUT ke-19 Desa Mekar Sari dan Karang Taruna Tunas Sari Bhakti tahun ini tampil lebih meriah. Setelah menempuh rute sepanjang tiga kilometer, peserta tiba di panggung utama untuk mengikuti prosesi seremonial, doa bersama, hingga makan bersama sebagai simbol kebersamaan warga.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan berbagai hiburan seni budaya. Pertunjukan kuda kepang dan wayang kulit menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir, melengkapi kemeriahan yang sudah berlangsung sejak siang.
Kepala Desa Mekar Sari, Marno, mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyukseskan kegiatan tahunan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam acara ini. Semoga kekompakan seperti ini terus terjaga dan masyarakat Desa Mekar Sari senantiasa diberikan keberkahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Marno.
Marno menegaskan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan antarwarga sekaligus melestarikan budaya warisan leluhur. Menurutnya, keberhasilan acara ini merupakan bukti nyata kekompakan masyarakat Desa Mekar Sari.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Aji Staria, Anggota DPRD Kabupaten Kepahiang Eko, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepahiang Kemas Ibrahim Fatoni, serta tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemuka dan ratusan warga yang memadati lokasi menambah khidmat jalannya perayaan yang meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.