Realisasi Investasi Kota Bengkulu Capai Rp 1,34 Triliun, Tembus 89,57 Persen dari Target 2026

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30:01 WIB
Realisasi investasi Kota Bengkulu mencapai Rp 1,34 triliun atau 89,57 persen dari target tahun 2026.

BENGKULU — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bengkulu melaporkan realisasi investasi telah mencapai Rp 1,34 triliun, atau 89,57 persen dari target tahun 2026 yang dipatok Rp 1,5 triliun. Angka ini diumumkan langsung oleh Kepala DPMPTSP Sri Putri Yani dalam kegiatan Sosialisasi Kepatuhan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Aula Hidayah I Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (6/8/2026).

Acara yang dibuka Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi itu dihadiri sekitar 200 pelaku usaha dari sektor perumahan, perdagangan, perhotelan, kesehatan, hingga apotek.

Kepatuhan LKPM Dorong Pertumbuhan Investasi

Sri Putri Yani menjelaskan, capaian ini tidak lepas dari meningkatnya kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Selain itu, penyederhanaan proses layanan perizinan berbasis risiko turut mempercepat realisasi investasi di daerah.

"Capaian ini menjadi bukti bahwa iklim investasi di Kota Bengkulu semakin kondusif. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberikan kemudahan berusaha, serta menjaga kepastian hukum bagi para investor," ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan Jadi Syarat Penting Perizinan

Tak hanya mengejar nilai investasi, DPMPTSP Kota Bengkulu juga mendorong pelaku usaha mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan tenaga kerja dinilai menjadi bagian integral dari iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

"Kami berharap seluruh pelaku usaha semakin memahami pentingnya perlindungan tenaga kerja, semakin patuh dalam menyampaikan LKPM, memenuhi kewajiban perizinan, serta bersama-sama mewujudkan investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Sri Putri Yani.

Pemkot Bengkulu menilai jaminan sosial ketenagakerjaan berperan penting menciptakan hubungan industrial yang harmonis. Program ini juga disebut mampu meningkatkan produktivitas tenaga kerja serta memberikan rasa aman bagi pekerja dan pengusaha.

Target Rp 1,5 Triliun Disebut Masih Bisa Tembus

Dengan sisa waktu hampir lima bulan, realisasi investasi yang sudah menembus 89,57 persen dinilai sebagai sinyal positif. Pemerintah kota optimistis target akhir tahun dapat terlampaui seiring dengan pembinaan yang terus dilakukan kepada pengusaha.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan kolaborasi antara DPMPTSP Kota Bengkulu dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bengkulu. Sinergi ini diharapkan memperkuat ekosistem investasi yang tidak hanya menguntungkan pemodal, tetapi juga menjamin kesejahteraan pekerja lokal.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top