BENGKULU TENGAH — Peletakan batu pertama pembangunan tiga jembatan di Kabupaten Bengkulu Tengah berlangsung Jumat pagi (5/6/2026) di Desa Taba Pasemah, Kecamatan Talang Empat. Proyek ini merupakan bagian dari program Jembatan Perintis Tahap V dan VI yang digarap Kodim 0407/KB bersama Korem 041/Gamas Kodam II/Sriwijaya.
Komandan Korem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, memimpin langsung prosesi ground breaking. Ia didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bengkulu Drs. Khairil Anwar serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkulu Tengah Nurul Iwan Setiawan.
Pembangunan tidak hanya terpusat di satu titik. Tiga lokasi yang masuk alokasi tahun ini tersebar di dua kecamatan berbeda:
Pemilihan tiga titik ini dinilai krusial karena menjadi akses utama bagi warga dan aktivitas ekonomi desa-desa di sekitarnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menaruh harapan besar pada proyek ini. Jembatan perintis disebut bakal membuka isolasi wilayah yang selama ini sulit dijangkau kendaraan roda empat saat musim hujan.
Dalam sambutannya, Danrem 041/Gamas menegaskan bahwa program ini bentuk nyata kolaborasi TNI dengan pemerintah daerah. Turut hadir dalam acara itu Dandim 0407/KB, perwakilan Pemerintah Kota Bengkulu, Camat Talang Empat, dan kepala desa setempat.
Keberadaan jembatan baru ini diproyeksikan memperlancar urat nadi perekonomian masyarakat. Akses transportasi logistik, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas harian warga diharapkan tidak lagi terhambat oleh kondisi geografis yang menantang.
Selain itu, akses menuju fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah juga bakal lebih mudah dijangkau. Pemkab Bengkulu Tengah menyebut komitmen pembangunan merata hingga tingkat desa menjadi prioritas utama.
Bahan rilis tidak menyebutkan target waktu penyelesaian secara spesifik. Namun, dengan dimulainya prosesi ground breaking, pengerjaan fisik dipastikan segera berjalan. Masyarakat di tiga desa sasaran kini menanti realisasi akses yang lebih tangguh dan permanen.