BENGKULU — Langkah ini diambil setelah unggahan media sosial soal pelayanan klinik tersebut ramai diperbincangkan publik. Corporate Communications Kimia Farma, Anisa Husnu, dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Senin, menyatakan pihaknya ingin mendengar langsung kronologi kejadian dari perspektif keluarga.
"Perusahaan mengedepankan prinsip patient safety dan standar layanan yang berlaku untuk mendapatkan kesimpulan maupun penilaian," ujar Anisa. Masukan dari keluarga menjadi bagian penting dalam proses klarifikasi yang tengah berjalan.
Investigasi internal dilakukan secara objektif. Tujuannya untuk memperoleh pemahaman utuh atas fakta di lapangan, bukan sekadar menanggapi tekanan publik.
Kimia Farma menegaskan komitmennya menjaga kualitas pelayanan kesehatan yang profesional dan humanis. Perusahaan berorientasi penuh pada keselamatan pasien sebagai prioritas utama.
Anisa menyampaikan bahwa setiap masukan dari masyarakat akan menjadi perhatian serius. Hal ini dinilai penting dalam upaya perbaikan layanan secara berkelanjutan, agar pelayanan kesehatan di klinik-klinik Kimia Farma tetap optimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai hasil investigasi atau sanksi internal yang dijatuhkan kepada pihak terkait di klinik Batam. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses investigasi yang dijanjikan manajemen.