Genangan Air Robohkan Pagar Rumah Warga di Lingkar Barat Bengkulu, PUPR Kota Turunkan Tim URC

Penulis: Alfian Batubara  •  Senin, 25 Mei 2026 | 13:57:52 WIB
Genangan air akibat drainase tersumbat merobohkan pagar rumah di Lingkar Barat, Bengkulu.

BENGKULU — Air yang meluap dari saluran drainase yang tersumbat merobohkan pagar rumah warga di Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka. Peristiwa itu terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Bengkulu beberapa hari terakhir. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu langsung turun ke lokasi pada hari yang sama setelah menerima laporan warga.

Apa yang Menyebabkannya?

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Bengkulu sekaligus Ketua Tim URC, Agus Suhendra Wijaya, memimpin langsung peninjauan. Dari hasil pemeriksaan sementara, sistem drainase di kawasan Lingkar Barat tidak mampu menampung debit air yang meningkat drastis.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Dari hasil pengecekan, curah hujan yang tinggi dan kapasitas saluran drainase yang belum optimal menjadi faktor utama penyebab genangan air hingga merobohkan pagar rumah warga,” ujar Agus.

Selain kapasitas yang terbatas, saluran drainase juga mengalami penyempitan dan sedimentasi. Kondisi itu memperparah aliran air saat hujan deras turun, sehingga air meluap ke permukiman.

Perbaikan Drainase Masuk Skala Prioritas 2026

Pemerintah Kota Bengkulu memastikan perbaikan drainase di Lingkar Barat menjadi prioritas pada tahun 2026. Rencana penanganan mencakup pembongkaran saluran lama, normalisasi drainase, hingga pembangunan sistem aliran air yang lebih memadai.

“Tahun ini kami pastikan akan dilakukan pembukaan dan perbaikan saluran drainase di wilayah tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” tegas Agus.

Langkah itu merupakan bagian dari upaya Pemkot Bengkulu memperkuat infrastruktur perkotaan sekaligus meminimalkan risiko banjir di kawasan permukiman padat penduduk.

Warga Minta Jangan Sampai Terulang

Respons cepat Dinas PUPR Kota Bengkulu mendapat apresiasi dari warga sekitar. Namun, warga berharap perbaikan drainase segera direalisasikan agar aktivitas tidak lagi terganggu setiap musim hujan tiba.

Selama ini kawasan Lingkar Barat memang kerap mengalami genangan saat hujan deras. Namun, kondisi kali ini dinilai lebih parah karena hingga merusak pagar rumah.

Tim URC juga mengimbau masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan ke drainase. Kesadaran warga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aliran air di lingkungan permukiman.

Kapan Perbaikan Drainase di Lingkar Barat Dimulai?

Perbaikan drainase di Lingkar Barat dijadwalkan masuk dalam program prioritas Dinas PUPR Kota Bengkulu pada tahun 2026. Belum ada kepastian bulan dimulainya pengerjaan, namun Pemkot memastikan penanganan akan dilakukan tahun ini.

Siapa yang Paling Terdampak Genangan?

Warga yang rumahnya berada di sepanjang kawasan Lingkar Barat menjadi yang paling terdampak. Sebagian pagar rumah warga roboh akibat terjangan air luapan drainase saat hujan deras.

Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Warga diminta tidak membuang sampah ke saluran drainase dan ikut menjaga kebersihan lingkungan. Langkah sederhana itu diyakini dapat membantu kelancaran aliran air saat musim hujan tiba.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: teropongpublik.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top