CURUP — Janji yang diucapkan saat meninjau lokasi kebakaran pekan lalu akhirnya ditepati. Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, bersama Ketua DPRD, Juliansyah Yayan, menyerahkan bantuan laptop dan printer kepada Yesi Rahmadanti, mahasiswi yang kehilangan seluruh perangkat elektroniknya dalam musibah kebakaran di Talang Benih.
Penyerahan dilakukan langsung di ruang kerja Plt Bupati. Hendri mengakui bantuan ini sempat tertunda karena unit laptop harus dipesan secara inden.
"Tujuannya supaya spesifikasi dan performanya bisa sama bagusnya seperti laptop yang sebelumnya dimiliki saudari Yesi ini," ujar Hendri.
Menurut Hendri, keterlambatan pengadaan sengaja dilakukan agar proses olah data studi Yesi tidak terganggu. Pemkab memastikan laptop baru itu memiliki spesifikasi teknis yang setara dengan laptop milik Yesi yang hangus terbakar.
Bantuan ini, kata Hendri, diharapkan menjadi stimulan bagi Yesi untuk menyelesaikan tugas akhirnya di IAIN Curup. Ia berharap mahasiswi tersebut tetap tegar dan bisa segera lulus.
"Semoga dengan adanya laptop ini bisa mempermudah kelanjutan penyusunan skripsinya. Kami berharap Yesi bisa segera lulus, menjadi orang yang sukses, serta kelak ilmunya bermanfaat bagi masyarakat luas," harapnya.
Yesi Rahmadanti tidak bisa menyembunyikan rasa haru saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku sempat khawatir pendidikannya terhenti pasca-kebakaran karena seluruh perangkat elektronik, termasuk laptop dan printer, ludes terbakar.
"Saya sangat berterima kasih banyak atas kepedulian dan bantuan ini. Jujur ini sangat berarti bagi saya," kata Yesi dengan mata berkaca-kaca.
Mahasiswi itu menargetkan bisa lulus pada Oktober mendatang. Dengan adanya laptop baru, ia optimistis bisa mengejar ketertinggalan dan menyelesaikan skripsi tepat waktu.
"Semoga dengan adanya laptop dan printer baru ini, saya bisa mengejar ketertinggalan, segera menyelesaikan skripsi, dan mengejar target lulus pada bulan Oktober nanti," ungkapnya.
Sebelumnya, si jago merah melahap rumah Yesi di Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup. Seluruh perangkat elektronik miliknya, termasuk laptop yang digunakan untuk kuliah, ikut menjadi abu.
Plt Bupati dan Ketua DPRD saat itu berjanji akan mengganti perangkat tersebut. Kini, janji itu terwujud. Langkah cepat Pemkab dan DPRD Rejang Lebong ini diharapkan menjadi solusi agar proses akademis generasi muda tidak terputus akibat bencana.