Pencarian

Modder Buka Kunci Tensor Core NVIDIA RTX 20-40 Series, Performa AI Naik 2x

Rabu, 28 Oktober 2026 • 17:34:31 WIB
Modder Buka Kunci Tensor Core NVIDIA RTX 20-40 Series, Performa AI Naik 2x
Tool open-source membuka pembatasan Tensor Core pada GPU NVIDIA RTX 20-40 Series dengan kenaikan throughput komputasi AI mendekati dua kali lipat pada pengujian tertentu.

BENGKULU — Sejumlah modder merilis tool open-source yang membuka pembatasan Tensor Core pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 20, 30, dan 40 Series, dengan kenaikan throughput komputasi AI mendekati dua kali lipat pada pengujian tertentu. Tool ini mengubah konfigurasi GPU sebelum driver NVIDIA dimuat, tanpa perlu mengganti komponen atau flash VBIOS. Bagi pengguna yang menjalankan model AI secara lokal, temuan ini menawarkan tambahan tenaga tanpa belanja hardware baru.

Pembatasan yang dibongkar berkaitan dengan operasi Tensor Core yang menggabungkan perhitungan FP16 atau BF16 dengan akumulasi FP32. Pada lini GeForce, operasi tersebut berjalan dengan throughput lebih rendah dibandingkan mode FP16 berakumulasi sama, meski GPU-nya secara fisik mampu mengejar produk profesional.

Selama ini NVIDIA memang membatasi kecepatan sejumlah operasi komputasi di kartu GeForce. Modder lantas mengakali lewat tool open-source yang mengubah konfigurasi GPU sebelum driver NVIDIA dimuat. Tidak ada penggantian komponen, tidak ada flash VBIOS.

Seberapa Besar Lonjakan Performanya

Angka pengujian yang dilaporkan cukup mencolok. Pada RTX 3090 Ti, performa komputasi BF16 naik dari 87,5 menjadi 157,4 TFLOPS. Sementara RTX 4090 mencatat throughput instruksi FP16 yang melesat dari 165,6 ke 331,6 TFLOPS.

Kartu lawas juga kebagian. RTX 2080 Ti dilaporkan naik dari 59,9 menjadi 111 TFLOPS pada pengujian FP16. Artinya, pemilik GPU generasi Turing hingga Ada Lovelace punya opsi menambah tenaga tanpa membeli kartu baru.

Bukan untuk Gaming

Peningkatan ini paling terasa pada pekerjaan yang mengandalkan komputasi matriks, seperti pemrosesan prompt LLM, pembuatan gambar AI, dan fine-tuning model. Di aplikasi nyata, kenaikannya tidak selalu mencapai dua kali lipat seperti pada benchmark.

Pemrosesan prompt LLM misalnya dilaporkan meningkat sekitar 14–36%. Kecepatan menghasilkan token jawaban cenderung tidak banyak berubah karena lebih bergantung pada bandwidth memori.

Jadi jangan berharap game berjalan dua kali lebih kencang. Modifikasi ini menyasar komputasi AI, bukan performa rendering grafis.

Ketersediaan dan Kompatibilitas

Sebagian besar tool masih ditujukan untuk Linux, meski ada versi Windows eksperimental untuk hardware tertentu. Kompatibilitasnya belum merata, dan belum ada metode unlock yang terkonfirmasi untuk RTX 50 Series. Tool bisa diunduh melalui GitHub.

Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

Modifikasi ini berpotensi membuat sistem tidak stabil atau gagal melakukan boot. Bagi pengguna AI lokal yang punya PC khusus eksperimen, risikonya mungkin bisa ditanggung. Untuk PC utama yang harus selalu siap dipakai, apalagi bagi pengguna awam, belum tentu layak dicoba.

NVIDIA sendiri belum memberi tanggapan resmi soal tool ini. Bagi pelaku bisnis digital yang menjalankan inferensi model kecil di workstation lokal, opsi ini bisa menekan biaya operasional. Namun stabilitas sistem tetap jadi taruhan yang harus dihitung sebelum mencoba.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks