Pencarian

Bengkulu Jadi Proyek Percontohan Nasional KBSB, 721 Titik Pembangunan dan 1.459 Penerima Manfaat Disasar

Minggu, 18 Oktober 2026 • 05:01:01 WIB
Bengkulu Jadi Proyek Percontohan Nasional KBSB, 721 Titik Pembangunan dan 1.459 Penerima Manfaat Disasar
Pembukaan program KBSB di Balai Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10), menandai Bengkulu sebagai proyek percontohan nasional.

BENGKULU — Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menyebut kolaborasi tiga putra asli Bengkulu sebagai fondasi terpilihnya provinsi tersebut sebagai percontohan nasional KBSB. Pernyataan itu disampaikan melalui Staf Khusus Ketua DPD RI, Brigjen Pol. Esmed Eryadi, saat pembukaan program di Balai Semarak Bengkulu, Sabtu (17/10).

"Tiga putra asli Bengkulu bersinergi memberikan kontribusi nyata bagi Provinsi Bengkulu. Ini merupakan investasi besar bagi pembangunan daerah," ujar Esmed di hadapan peserta pembukaan program.

Berawal dari Pertemuan Tokoh Bengkulu di Jakarta

Esmed menjelaskan, Program Karya Bakti Skala Besar bermula dari pertemuan sejumlah tokoh masyarakat asal Bengkulu di Jakarta. Forum itu melibatkan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi, serta anggota DPD RI asal Bengkulu.

Dari pertemuan tersebut, para pihak menghimpun dukungan untuk menjawab kebutuhan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Skala sasaran yang besar dinilai membutuhkan pendanaan tidak sedikit, sehingga pemerintah daerah diminta memberikan dukungan penuh.

614 Titik Pengerjaan Fisik dalam 60 Hari Kerja

Dalam kurun 60 hari kerja, KBSB menargetkan pengerjaan fisik di 614 titik. Cakupannya meliputi perbaikan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jaringan irigasi, dan peningkatan akses jalan.

Pengerjaan fisik juga mencakup penyediaan fasilitas air bersih melalui sumur bor dan pipanisasi, pembangunan sanitasi mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi fasilitas ibadah, panti asuhan, dan sekolah. Program ini turut membangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH).

1.459 Penerima Manfaat dari Layanan Kesehatan dan Sosial

Selain pembangunan fisik, KBSB menyasar kegiatan nonfisik di bidang kesehatan dengan target 1.459 penerima manfaat. Layanannya mencakup operasi katarak gratis, penanganan bibir sumbing, khitanan massal, dan donor darah.

Warga juga bisa mengakses pelayanan penerbitan akta kelahiran, nikah massal, serta pembagian kacamata gratis. Pada sektor lingkungan, program ini menargetkan penanaman 18.000 pohon untuk menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kualitas lingkungan di Provinsi Bengkulu.

Dukungan Kopassus dan Harapan Percepatan Pembangunan

Wakil Komandan Kopassus Mayjen TNI Ferdial Lubis menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program. Ia berharap semakin banyak pihak berkontribusi dalam pembangunan di Bengkulu agar berbagai kebutuhan masyarakat terpenuhi dan pembangunan dapat dipercepat.

Menurut Ferdial, kolaborasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan, baik melalui pengerjaan fisik maupun kegiatan yang memperkuat kapasitas masyarakat. Target 721 titik sendiri disusun berdasarkan hasil survei dan pemetaan kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Bengkulu.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritamerdekaonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks