Pencarian

Serial High Value Target: The Hunt for Saddam Tayang 13 September di TNT

Minggu, 13 September 2026 • 22:33:01 WIB
Serial High Value Target: The Hunt for Saddam Tayang 13 September di TNT
Serial High Value Target: The Hunt for Saddam tayang perdana 13 September di TNT.

BENGKULU — Naskahnya diadaptasi Daniel Stiepleman dan Jonathan Wakeham dari memoar John Nixon, Debriefing the President, yang terbit 2016. Nixon adalah analis CIA yang menginterogasi Saddam Hussein setelah mantan presiden Irak itu ditangkap pada Desember 2003.

Siapa Pemain dan Kru di Baliknya

Joel Kinnaman memerankan John Nixon, sementara Waleed Zuaiter memerankan Saddam Hussein. Pemeran pendukung meliputi Talia Balsam sebagai Angela Jenkins, Matthew Wolf sebagai Richard Stillwell, Lena Góra sebagai Polly Stevens, Ewan Miller sebagai Jerry Munro, Tom Berenger sebagai Charles, Rebecca Night sebagai Rebecca, Paul Ryan sebagai George W. Bush, dan Dar Salim sebagai Samir, penerjemah Nixon.

Cerita dibuka 17 Maret 2003, saat Nixon bersepeda di jalanan Washington, D.C., dua tahun setelah serangan 11 September. Serial ini memakai footage arsip perang dan konferensi pers pemerintahan Bush untuk menggambarkan invasi, jatuhnya banyak warga sipil Irak dan tentara Amerika, sampai penangkapan putra-putra Saddam.

Konflik Utama: Interogasi yang Tenggelam di Tengah Perang

Bagian paling menarik menurut ulasan ini justru adegan interogasi Nixon terhadap Saddam. Saddam digambarkan karismatik sekaligus mengerikan dalam satu tarikan napas, dan Nixon menyadari bahwa Saddam bicara jujur soal tidak adanya senjata pemusnah massal.

Nixon lantas menyimpulkan bahwa Amerika seharusnya lebih fokus ke Iran. Namun meyakinkan pemerintahan Bush jauh lebih sulit dari perkiraannya, terutama karena sikapnya yang meremehkan rekan-rekan sendiri dan minim pengalaman lapangan.

Di tengah naiknya jumlah korban, Nixon akhirnya meyakinkan CIA yang kacau untuk mengizinkannya menyusul Polly dan Jerry ke Timur Tengah. Meski merasa lebih memahami Saddam dan budaya Irak dibanding rekan-rekannya dari Barat, Nixon sama sekali tidak siap diterjunkan ke zona perang. Dari situ ia tanpa sengaja terlibat dalam Operation Red Dawn, operasi tempat Saddam akhirnya ditemukan di sebuah terowongan bawah tanah di sebuah peternakan.

Kritik: Penting tapi Melelahkan

Serial ini menampilkan kekejaman penjara Abu Ghraib, termasuk penganiayaan tahanan, serta besarnya korban di bawah rezim Saddam. Adegan Nixon, Saddam, dan Samir disebut sebagai bagian terkuat, terutama karena Samir kehilangan banyak anggota keluarga akibat teror negara yang sistematis.

Masalahnya, adegan-adegan itu muncul sporadis. Delapan episode sisanya diisi montase perang tanpa henti dan dialog yang terasa seperti dibaca dari briefing intelijen panjang. Joel Kinnaman dinilai salah casting sebagai Nixon.

Ulasan ini menyebut serial tersebut sebagai kecaman yang sah terhadap pemerintahan yang mencoba membenarkan perang hampir satu dekade, tetapi gagal di akhir. Kesimpulannya, kisah Nixon memang penting, tapi mengemasnya sebagai tontonan terasa eksploitatif dan sia-sia bagi negara yang saat ini sedang terbelah.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks