BENGKULU — BMKG meminta masyarakat di sejumlah provinsi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Peringatan ini keluar di tengah prediksi bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode kering akibat fenomena El Niño yang masih aktif.
Daftar Wilayah Berstatus Waspada Hujan Lebat
Berdasarkan rilis resmi BMKG, tidak ada wilayah yang masuk kategori Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) maupun Awas (hujan ekstrem) pada hari ini. Namun, sembilan provinsi berikut berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- Kalimantan Utara
- Papua
Angin Kencang Mengancam Tujuh Provinsi
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi angin kencang yang dapat melanda sejumlah wilayah. Tujuh provinsi yang masuk daftar ini tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi, dengan rincian sebagai berikut:
- Banten
- Kalimantan Barat
- Lampung
- Maluku
- Maluku Utara
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
Mengapa Cuaca Masih Basah di Tengah El Niño?
Meski El Niño berada pada intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) cenderung positif—dua faktor yang seharusnya mengurangi pasokan uap air ke Indonesia—potensi hujan lokal tetap terbuka. BMKG mencatat adanya pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua serta sirkulasi siklonik di Selat Makassar yang menjadi pemicu utama.
Kondisi ini menciptakan daerah konvergensi dan konfluensi yang membuat massa udara berkumpul dan terangkat. Alhasil, peluang pertumbuhan awan hujan secara lokal meningkat meskipun tren keseluruhan mengarah ke musim kering.
Prediksi Curah Hujan Sepekan ke Depan
Dalam prakiraan periode 21-27 Agustus 2026, BMKG menyebut 86,62 persen wilayah Indonesia akan didominasi curah hujan kategori rendah. Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua Barat.
Sementara itu, 13,38 persen wilayah lainnya diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah. Wilayah ini mencakup sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Papua Tengah, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
BMKG turut memantau aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprakirakan aktif di sebagian besar Sumatera, Selat Malaka, Selat Karimata, Laut Natuna, hingga Pasifik barat. Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial juga terpantau aktif di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, dan Samudra Pasifik utara Papua.