BENGKULU — PSIM Yogyakarta sukses menuntaskan musim debutnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia tanpa terseret ke zona degradasi. Di bawah arahan Jean-Paul van Gastel, Laskar Mataram finis di peringkat ke-11 dengan koleksi 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 11 kekalahan dari total 34 pertandingan.
Van Gastel resmi menukangi PSIM pada 17 Juni 2025. Mantan pelatih NAC Breda ini membawa rekam jejak panjang di Eropa dan langsung mengubah wajah permainan tim. Sentuhannya terlihat dari organisasi pertahanan yang rapi serta transisi bertahan ke menyerang yang lebih disiplin.
Karakteristik Unik BRI Super League Versi Van Gastel
Setelah menjalani satu musim penuh, Van Gastel menilai BRI Super League memiliki dinamika berbeda dibanding liga lain. Menurutnya, mayoritas klub mengandalkan strategi transisi cepat dengan pertahanan blok rendah. Tim yang mencoba mendominasi penguasaan bola justru kerap terkena serangan balik.
“Kualitas antarklub cenderung merata. Tidak ada perbedaan signifikan di sebagian besar tim,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu. Ia menambahkan bahwa situasi ini membuat liga sangat dinamis—tim yang terancam degradasi pun bisa menembus posisi lima besar.
Persib dan Persija Berada di Level Berbeda
Meski persaingan ketat, Van Gastel memberikan catatan khusus untuk dua tim. Ia menilai Persib Bandung dan Persija Jakarta masih unggul satu tingkat di atas klub lainnya. Kedua tim ini dianggap memiliki konsistensi dan kualitas individu pemain yang lebih matang.
Pelatih 54 tahun itu menekankan bahwa keberhasilan tim sangat bergantung pada kecocokan antara tipe pemain dan sistem taktik. “Ini yang membuat liga begitu menarik dan menantang bagi pelatih asing,” katanya.
PSIM Lampaui Ekspektasi di Musim Perdana
Sebagai tim promosi, PSIM Yogyakarta berhasil mematahkan keraguan banyak pihak. Van Gastel mengaku puas karena timnya mampu bertahan di papan tengah dengan posisi aman hingga akhir musim. Pencapaian ini disebut melampaui target awal yang dipasang manajemen.
“Saya sangat senang dengan performa kolektif para pemain. Kami sudah tidak sabar membangun kekuatan tim untuk musim depan,” ujar Van Gastel. Dengan modal pengalaman satu musim penuh di Indonesia, ia optimistis PSIM bisa melangkah lebih jauh pada BRI Super League 2026/2027.