REJANG LEBONG — Produk kerajinan tangan khas Kabupaten Rejang Lebong kembali menembus panggung nasional melalui partisipasi dalam pameran bergengsi di Jakarta. Label lokal Batik ChaCha Mentari terpilih untuk menunjukkan hasil karya pengrajin daerah pada ajang Persit Bisa 2 yang akan segera berlangsung.
Langkah ini menjadi tonggak penting bagi industri kreatif di Bumi Pat Petulai dalam memperkenalkan identitas budaya melalui medium fesyen. Keikutsertaan ini tidak hanya sekadar pameran, melainkan misi memperluas jaringan pasar bagi UMKM Bengkulu di level pusat.
Inovasi Busana Siap Pakai untuk Pasar Nasional
Berbeda dengan partisipasi sebelumnya, tahun ini Batik ChaCha Mentari membawa terobosan dengan memperkenalkan lini produk siap pakai atau ready-to-wear. Koleksi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar modern yang menginginkan kepraktisan tanpa meninggalkan nilai tradisional.
Salah satu produk yang menjadi andalan adalah kemeja batik pria dengan potongan modern. Desain busana ini dibuat fleksibel sehingga cocok digunakan untuk agenda formal maupun kegiatan kasual sehari-hari bagi masyarakat perkotaan.
“Kami melakukan kurasi ketat terhadap setiap produk yang akan dibawa. Kualitas bahan, kerapian jahitan, dan estetika visual menjadi standar utama agar produk kita mampu bersaing dan menarik minat pengunjung di Jakarta nanti,” ujar perwakilan tim Batik ChaCha Mentari.
Proses Produksi Intensif Sejak Awal Januari 2026
Persiapan untuk ajang Persit Bisa 2 telah dilakukan secara maraton sejak awal Januari 2026. Para pengrajin di workshop Batik ChaCha Mentari melewati berbagai tahapan produksi yang sangat detail guna memastikan kualitas autentik tetap terjaga.
Proses tersebut meliputi beberapa aspek teknis, di antaranya:
- Pemilihan kain dasar kategori premium untuk kenyamanan pengguna.
- Pembuatan motif khas Rejang Lebong dengan tingkat presisi tinggi.
- Penerapan teknik pewarnaan tradisional yang teliti.
- Quality control pada setiap jahitan koleksi busana siap pakai.
Sinergi Pembinaan dengan Pengembangan Ekonomi Lokal
Dukungan terhadap UMKM ini terlihat dari keterlibatan unsur kewilayahan dalam melepas keberangkatan tim ke Jakarta. Pembina serta Ketua Persit KCK Cabang XX Dim 0409 Koorcab Rem 041 PD XXI/Radin Inten hadir langsung memberikan restu dan apresiasi bagi para pelaku usaha kreatif tersebut.
Sinergi antara organisasi pembina dan pengrajin lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk daerah. Batik ChaCha Mentari optimistis bahwa kehadiran mereka di Jakarta akan memperkuat apresiasi masyarakat luas terhadap kekayaan motif khas Rejang Lebong yang memadukan warisan budaya dengan desain kontemporer.
Unit usaha kreatif ini secara konsisten memberdayakan tenaga kerja lokal dalam setiap proses produksinya. Fokus utama mereka adalah pelestarian budaya melalui inovasi motif unik yang merepresentasikan kekayaan alam dan sejarah Bengkulu.