Pencarian

Rejang Lebong Tuntaskan TKA 2026, 7.857 Siswa SD-SMP Ujian Lancar

Senin, 04 Mei 2026 • 20:29:02 WIB
Rejang Lebong Tuntaskan TKA 2026, 7.857 Siswa SD-SMP Ujian Lancar

REJANG LEBONG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong sukses menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 bagi ribuan siswa. Sebanyak 7.857 murid dari jenjang SD dan SMP mengikuti ujian yang berfokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia serta Matematika.

Kepala Dinas Dikbud Rejang Lebong, Zakaria Effendi, M.Pd, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian ujian berakhir tanpa kendala teknis yang berarti. Data dinas mencatat total peserta terdiri dari 4.124 murid SD dan 3.733 siswa SMP yang tersebar di ratusan sekolah negeri maupun swasta di wilayah tersebut.

Jadwal Pelaksanaan dan Rincian Peserta Ujian

Pelaksanaan TKA tingkat SMP dilakukan lebih awal, yakni pada 6 hingga 16 April 2026, yang diikuti oleh 3.733 siswa dari 60 sekolah. Sementara itu, TKA tingkat SD digelar dalam empat gelombang mulai tanggal 20 sampai 30 April 2026 dengan melibatkan 4.124 murid dari 175 sekolah.

"TKA SD dan SMP sama, dua mapel, Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk SMP, gelombang I pada 6-7 April, gelombang II 8-9 April, gelombang III tanggal 13-14 April, dan gelombang IV pada 15-16 April," terang Zakaria.

Meskipun tercatat ada 175 SD di Rejang Lebong, terdapat enam sekolah yang belum menyelenggarakan TKA tahun ini. Hal tersebut dikarenakan sekolah-sekolah tersebut merupakan institusi baru yang belum memiliki murid kelas VI.

Enam Sekolah Dasar yang Belum Menggelar TKA

Keenam sekolah yang absen dalam agenda TKA 2026 adalah SDIT Qurrata Ayun, SDTQ Al Kautsar, Sekolah Alam Ar Rayhan, SD Literasi Qurani, SD Amaliyatul Husna, dan SDIT Nur Iman. Zakaria menegaskan absennya sekolah ini murni karena alasan administratif jumlah siswa, bukan kendala teknis.

Terkait infrastruktur, Dikbud Rejang Lebong memastikan seluruh sekolah kini sudah terkoneksi jaringan internet. Masalah klasik berupa kekurangan perangkat komputer di sejumlah sekolah berhasil diatasi melalui skema peminjaman perangkat antarinstansi atau pihak luar.

"Ada sekolah yang komputernya belum cukup, tapi bisa pinjam. Jadi TKA nasional ini tetap jalan tanpa kendala berarti," ujarnya.

Evaluasi Mutu Pendidikan dan Pengumuman Hasil

Keberhasilan pelaksanaan TKA ini dianggap sebagai tolok ukur kesiapan daerah dalam menghadapi Asesmen Nasional. Pihak dinas mengapresiasi kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan siswa yang mampu menjaga kondusivitas selama ujian berlangsung meskipun ada keterbatasan alat.

Hasil dari TKA tingkat SD dan SMP ini direncanakan akan diumumkan secara serentak pada 24 Mei 2026. Nilai yang diperoleh siswa nantinya akan menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk memetakan kualitas pendidikan di setiap kecamatan.

"Ini bukti kesiapan kita menghadapi asesmen nasional. Semoga hasilnya jadi bahan evaluasi mutu pendidikan ke depan," tutup Zakaria.

Bagikan
Sumber: radarkepahiang.disway.id

Berita Terkini

Indeks