SELUMA — Pembukaan berlangsung di lapangan sekolah dan ditandai sambutan Kepala SMP Negeri 12 Seluma, Nili Hayani. Dalam sambutannya, Nili menempatkan peringatan Bulan Bahasa sebagai momentum menanamkan kecintaan pada bahasa Indonesia sekaligus memperkuat semangat nasionalisme pelajar.
"Bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jembatan pemersatu bangsa. Melalui kegiatan Bulan Bahasa ini, kita belajar menghargai keberagaman dan memperkuat karakter pelajar," ujar Nili.
Lomba membaca puisi diarahkan mengasah kepekaan siswa terhadap bahasa dan kemampuan berekspresi. Lewat puisi, peserta didik diajak menumbuhkan apresiasi terhadap karya sastra.
Lomba menyanyi solo memberi ruang bagi siswa menunjukkan bakat vokal, kreativitas, dan kepercayaan diri. Adapun lomba melukis menjadi wadah menuangkan imajinasi dan gagasan lewat karya seni.
Sepanjang kegiatan, suasana sekolah dipenuhi semangat kebersamaan. Para guru dan tenaga kependidikan terlibat sebagai panitia sekaligus juri, sementara siswa mengikuti setiap perlombaan dengan antusias.
Rangkaian acara mencapai puncaknya setelah upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026). Penutupan ditandai pengumuman pemenang dan penyerahan piagam penghargaan kepada para juara.
Pihak sekolah berharap peserta didik semakin mencintai bahasa Indonesia, menghargai kekayaan budaya bangsa, dan berani mengembangkan potensi diri. Kegiatan ini juga diharapkan membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta berdaya saing.
Bagi SMPN 12 Seluma, Bulan Bahasa bukan sekadar ajang kompetisi. Sekolah ingin semangat itu terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga bahasa Indonesia tidak hanya dipakai sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan generasi penerus.