BENGKULU — Instruktur Safety Riding Astra Motor Bengkulu, Noval Yunaidi, menyebut berkendara saat hujan menuntut konsentrasi dan kewaspadaan lebih tinggi. Pengendara diminta mengenali potensi bahaya, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi sepeda motor siap digunakan sebelum berangkat.
Kondisi jalan yang licin, jarak pandang terbatas, hingga genangan air disebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan apabila pengendara tidak mengantisipasi cuaca dengan baik. Melalui kampanye #Cari_Aman, Astra Motor Bengkulu membagikan panduan praktis bagi pengendara sepeda motor di wilayah tersebut.
Saat hujan turun, permukaan jalan menjadi lebih licin akibat bercampurnya air dengan debu, pasir, maupun sisa oli. Kondisi ini membuat daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan berkurang.
Pengendara disarankan mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Hindari pengereman maupun perubahan arah secara mendadak agar sepeda motor tetap terkendali.
Sebelum memulai perjalanan, pastikan sepeda motor dalam kondisi prima. Periksa kondisi dan tekanan ban, fungsi rem depan dan belakang, lampu utama, lampu sein, serta lampu rem.
Kondisi wiper helm atau kaca helm juga perlu diperhatikan agar pandangan tetap jelas. Pemeriksaan rutin membantu memastikan sepeda motor siap digunakan, terutama saat menghadapi cuaca hujan.
Genangan air di jalan perlu diwaspadai karena dapat menutupi lubang, permukaan jalan yang rusak, maupun hambatan lainnya. Pengendara sebaiknya mengurangi kecepatan dan menjaga keseimbangan saat melintasi area tersebut.
Hindari manuver mendadak di area genangan. Jika kondisi memungkinkan, pilih jalur yang lebih aman dengan tetap memperhatikan kendaraan lain dan situasi di sekitar.
Ketika hujan deras mengurangi jarak pandang atau membuat kondisi jalan semakin berbahaya, pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan. Carilah tempat berteduh yang aman, seperti area istirahat atau tempat parkir yang diperbolehkan.
Menepilah secara bertahap dan beri isyarat kepada pengguna jalan lain. Hindari berhenti di bawah jembatan, di tikungan, atau di bahu jalan yang berisiko mengganggu arus lalu lintas.
"Berkendara saat hujan membutuhkan konsentrasi dan kewaspadaan yang lebih tinggi. Pengendara harus mampu mengenali potensi bahaya, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi sepeda motor siap digunakan," ujar Noval.
Ia menambahkan, jika hujan deras membuat pandangan terbatas dan perjalanan tidak lagi aman, pengendara jangan memaksakan diri. Berhenti sejenak di tempat yang aman dinilai lebih baik daripada mengambil risiko di jalan.