SELUMA — Bidang Perumahan Dinas Perkimhub Kabupaten Seluma mengirim perwakilan ke Rapat Sinkronisasi dan Koordinasi Penyelenggaraan Program Perumahan Wilayah Perkotaan, Perdesaan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bengkulu. Rapat berlangsung Senin hingga Selasa (12–13 Oktober 2026) di Ballroom Hotel Nala Sea Side, Kota Bengkulu.
Pertemuan itu menyelaraskan perencanaan program perumahan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat. Sejumlah program strategis masuk daftar pembahasan, mulai dari Program Nasional Tiga Juta Rumah sampai percepatan sertifikasi tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Ada empat agenda utama yang menjadi fokus pertemuan dua hari tersebut:
Peserta juga membahas mekanisme pengusulan bantuan perumahan melalui Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU). Pemahaman atas alur pengusulan dinilai penting supaya pemerintah daerah bisa menyiapkan kebutuhan administrasi dan teknis sesuai ketentuan.
Selain sinkronisasi program, peserta menerima penjelasan soal regulasi terbaru bantuan bedah rumah. Materi lain mencakup aspek hukum, tahapan pelaksanaan bantuan, serta strategi pengembangan perumahan di wilayah perkotaan dan perdesaan.
Kepala Dinas Perkimhub Kabupaten Seluma Erlan Suadi menyatakan koordinasi lintas instansi diperlukan untuk menyelaraskan perencanaan dan pelaksanaan program perumahan. Menurut dia, kebijakan yang sudah ditetapkan perlu ditindaklanjuti sesuai kondisi serta kebutuhan masyarakat Kabupaten Seluma.
"Keselarasan antara kebijakan pemerintah pusat dan perencanaan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program perumahan yang tepat sasaran," kata Erlan.
Erlan berharap hasil koordinasi menjadi acuan bagi jajaran Bidang Perumahan Dinas Perkimhub Seluma dalam menyusun langkah tindak lanjut. Komunikasi dengan instansi terkait juga perlu diperkuat agar program berjalan sesuai jadwal.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perkimhub Kabupaten Seluma diharapkan lebih optimal mengupayakan program perumahan dan peningkatan kualitas permukiman. Manfaatnya menyasar warga yang membutuhkan hunian layak dan terjangkau, terutama penerima bantuan bedah rumah dan MBR di Seluma.