REJANG LEBONG — Sebanyak 600 personel gabungan dari Polda Bengkulu, Satuan Brimob, Polres Rejang Lebong, hingga Denpom TNI diterjunkan ke Kampung Jeruk sejak pagi buta. Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid memimpin langsung operasi tersebut, didampingi jajaran Pejabat Utama Polda Bengkulu dan Kapolres Rejang Lebong.
Ratusan aparat bersenjata lengkap menyisir sejumlah target operasi. Namun bandar yang menjadi sasaran utama tidak berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Lokasi pertama yang digeledah adalah rumah milik Junaidi. Dari sana petugas menyita 18 sekop yang terbuat dari pipet plastik, 7 kaca pirex, dan 7 bong berbahan botol plastik.
Barang bukti lain yang diamankan meliputi 71 jarum suntik, plastik klip, timbangan digital, dan 8 korek gas. Seluruh temuan itu tercatat dalam rilis yang diterima media ini.
Penyisiran berlanjut ke rumah Zainal. Di sana aparat menyita satu set bong, dua plastik klip sisa pakai sabu, satu telepon genggam, serta 3 unit mesin jackpot jenis bar-bar atau dingdong.
Penggeledahan rumah Mediansyah menghasilkan temuan berbeda. Petugas mendapati empat paket besar yang diduga ganja kering berbalut lakban bening, buku tabungan, catatan transaksi, dan satu set CCTV.
Pemeriksaan berlanjut ke rumah dan lapak milik Feri yang diduga menjadi bilik hisap sabu. Dari lokasi itu, petugas mengamankan puluhan korek api gas, timbangan digital, botol bong, bal sedotan, dan kaca pirex.
Tim gabungan juga mendatangi kediaman Jon Eka. Di rumah tersebut ditemukan satu unit airgun laras pendek replika Makarov Rusia serta satu unit senapan angin panjang.
Operasi kolosal tersebut rampung sekitar pukul 10.30 WIB. Hingga operasi berakhir, tidak ada bandar yang berhasil diamankan di lokasi.
Sejumlah pihak mempertanyakan dugaan bocornya informasi sebelum penggerebekan digelar. Target utama disebut telah mencium pergerakan petugas dan kabur lebih awal.
Polda Bengkulu belum memberikan keterangan resmi soal kemungkinan evaluasi operasi maupun pengejaran lanjutan terhadap para bandar yang meloloskan diri.