BENGKULU — Gelandang Persib Bandung Thom Haye mengungkapkan kekhawatirannya soal padatnya jadwal pertandingan yang harus dijalani timnya musim ini. Ia menilai penambahan kompetisi seperti Shopee Cup tidak diimbangi peningkatan fasilitas pemulihan, situasi yang membuat persiapan jelang laga kontra Cong Vittel di AFC Champions League Two semakin rumit.
Persib Bandung akan menjamu wakil Vietnam Cong Vittel di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026) pukul 19.00 WIB. Laga lanjutan AFC Champions League Two itu menjadi ujian berikutnya bagi skuad Maung Bandung yang kembali tampil di kompetisi kontinental.
Menjelang pertandingan tersebut, Thom Haye buka suara soal beban jadwal yang kian menumpuk. Ia menyebut kondisi ini sebagai tantangan tersendiri bagi para pemain, terutama karena waktu pemulihan antar laga sangat terbatas.
Masuknya ajang tambahan seperti Shopee Cup membuat kalender pertandingan Persib semakin padat. Haye menilai penambahan kompetisi itu berdampak langsung pada intensitas pertandingan yang harus dijalani pasukannya sepanjang musim.
Pemain berpaspor Indonesia itu mengaku sudah memahami risiko yang harus dihadapi. Musim lalu, Persib menorehkan sejarah di Asia, pencapaian yang menurutnya menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh grup.
"Kami tahu apa yang harus kami hadapi sebagai pemain. Musim lalu, kami mencetak sejarah di Asia dan kami sangat senang sebagai sebuah grup," ucap Thom Haye, Selasa (13/10/2026).
Penambahan kompetisi tidak diikuti perubahan berarti pada fasilitas yang tersedia bagi tim. Haye menyoroti hal ini sebagai persoalan serius, termasuk soal stadion yang dipakai Persib saat ini.
"Ya, bagi kami tidak ada yang berubah, tidak ada fasilitas yang berubah. Kami juga tidak bermain di stadion kami sendiri (Stadion GBLA)," jelas Haye.
Situasi tersebut mempersulit upaya pemulihan pemain. Haye mengaku kerap memilih fasilitas pribadi ketika butuh menjalani latihan pemulihan karena di klub ia merasa tidak bisa melakukannya dengan optimal.
"Jika saya ingin menjalani latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat pribadi daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan," tutur Haye.
Kombinasi jadwal padat dan keterbatasan fasilitas membuat persiapan menghadapi laga berikutnya jadi lebih rumit. Haye menyebut tim kini harus menyesuaikan komposisi pemain bukan berdasarkan strategi ideal, melainkan ketersediaan kondisi fisik.
"Karena itu, jika ingin menambahkan ajang seperti Shopee cup, fasilitas seharusnya lebih baik," tegas Haye.
"Sekarang, untuk pertandingan berikutnya, kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tetapi melihat siapa yang sehat," pungkasnya.
Laga melawan Cong Vittel menjadi kesempatan Persib mengamankan poin di hadapan publik sendiri. Namun kondisi skuad yang belum sepenuhnya pulih membuat pelatih harus berpikir ulang soal komposisi pemain.
Persib masih akan menjalani rangkaian jadwal padat setelah laga kontinental ini. Rotasi pemain dan manajemen beban kerja bakal jadi kunci untuk menjaga performa tim di kompetisi domestik maupun Asia.