KEPAHIANG — Sapi berjenis kelamin jantan itu mengenakan kalung berwarna putih dan masih terikat tali sepanjang sekitar lima meter saat lepas. Ciri fisik lainnya, warna hitam pekat dengan tanduk rancang. Agus, yang akrab disapa Wak Eeng atau Suherman, menyebut sapi tersebut belum kembali ke kandang sejak kabur dari Desa Karang Anyar.
Warga yang melihat sapi dengan ciri-ciri itu diminta segera menghubungi pemilik melalui WhatsApp di nomor 0831-6482-3923. Pemilik berharap informasi ini tersebar luas, khususnya ke warga di wilayah Seberang Musi, Tebat Tebelek, dan Pelangkian.
Agus Tio Al Rozaq memastikan akan memberikan imbalan kepada warga yang berhasil menemukan sapi tersebut atau membantu menangkap dan mengikatnya kembali. Imbalan itu berlaku bagi siapa pun yang berhasil mengembalikan hewan ternaknya.
Sejak dilaporkan lepas, sapi itu diduga bergerak menjauh dari Desa Karang Anyar menuju kawasan Seberang Musi. Jalur yang diperkirakan dilalui membentang dari Taba Tebelet hingga Pelangkian, wilayah yang cukup luas untuk pencarian mandiri.
Pemilik mengandalkan bantuan warga di tiga kawasan tersebut untuk memantau keberadaan sapi. Pencarian sendiri dinilai sulit karena sapi bergerak bebas dan tali sepanjang lima meter masih terikat di tubuhnya.
Bagi warga yang memiliki informasi mengenai keberadaan sapi itu, diharapkan segera menghubungi nomor yang telah dicantumkan. Tujuannya agar sapi dapat segera dikembalikan kepada pemiliknya.